News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Penggerebekan 5 Titik di Bangkalan, Kades Muzammil yang Diduga Terlibat Kasus TPPU Narkoba Lolos dari Sergapan

Ina Herdiyana • Jumat, 3 Oktober 2025 | 21:16 WIB
KEKUATAN PENUH: Ratusan personel dari Polres Bangkalan dan Polda Jatim seusai melakukan penggerebekan kasus TPPU narkoba di Bangkalan, Kamis (2/10).
KEKUATAN PENUH: Ratusan personel dari Polres Bangkalan dan Polda Jatim seusai melakukan penggerebekan kasus TPPU narkoba di Bangkalan, Kamis (2/10).

BANGKALAN – Aksi besar-besaran aparat kepolisian menggegerkan warga Bangkalan pada Kamis (2/10).

Ratusan anggota Brimob Polda Jawa Timur bersama Polres Bangkalan dikerahkan untuk menggerebek rumah Kepala Desa (Kades) Lembung Gunong, Kecamatan Kokop, Muzammil.

Muzammil diduga kuat terlibat tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berhubungan dengan peredaran narkoba.

Sejak pukul 09.00, suasana Mapolres Bangkalan berubah mencekam. Puluhan kendaraan taktis berjajar di Jalan Soekarno-Hatta sebelum bergeser menuju sejumlah titik sasaran operasi.

Penggerebekan dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Jatim Kombes Pol Robert Da Costa.

Dia menegaskan, langkah paksa diambil karena Muzammil dua kali mangkir dari panggilan penyidik.

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono membenarkan, total 493 personel gabungan dikerahkan.

Mereka terdiri atas jajaran Ditresnarkoba, Ditsamapta Polda Jatim, dan Polres Bangkalan.

”Muzammil sudah jadi target operasi. Karena dua kali mangkir dari panggilan resmi, aparat tidak punya pilihan selain menempuh jalur paksa,” tegas Hendro.

Operasi tidak hanya menyasar rumah Muzammil di Kokop. Empat lokasi lain turut digeledah, antara lain sebuah rumah di Kampung Sumur Kembang, Kelurahan Pejagan; kos-kosan dan gudang di Kelurahan Mlajah; serta rumah di Perumahan Khayangan Residence. Aset milik terduga juga ikut disita.

Meski begitu, polisi gagal mengamankan target. Muzammil tidak ditemukan di lokasi penggerebekan.

Baca Juga: Polisi Nakal Dapat Sanksi Tegas, Demosi Jabatan hingga Penundaan Kenaikan Pangkat

Informasi di lapangan menyebut, operasi tersebut berkaitan erat dengan insiden pembacokan anggota Ditresnarkoba di Kecamatan Socah beberapa waktu lalu.

Dalam apel pembubaran pasukan, Kombes Pol Robert menegaskan bahwa Madura selama ini menjadi salah satu zona hitam peredaran narkoba di Jawa Timur.

Karena itu, operasi pemberantasan bakal digencarkan secara sistematis dengan dukungan polres jajaran.

”Narkotika di Madura akan kami kikis perlahan, sampai tuntas,” tandasnya.

Hingga berita ini ditulis, Muzammil masih jadi buron. Polisi menyatakan akan terus melakukan pengejaran dan membongkar kemungkinan jaringan lebih luas terkait kasus TPPU tersebut. (za/dry)

Editor : Ina Herdiyana
#sergapan #penggerebekan #kades lembung gunong #lolos #Muzammil