Radarbangkalan.id - Berita tentang Patung Liberty tumbang mengejutkan banyak orang. Namun, Patung Liberty yang dimaksud bukanlah monumen ikonis yang berdiri di pulau pintu masuk Pelabuhan New York, Amerika Serikat, melainkan sebuah replika yang berada di Kota Guaiba, Brasil.
Faktanya, terdapat ratusan replika Patung Liberty yang tersebar di berbagai negara di dunia, sebagaimana dicatat dalam laman Statue of Liberty.
Baca Juga: Badai Terjang Brasil Selatan, Patung Liberty 24 Meter Roboh
Sementara itu, Patung Liberty asli berdiri megah di Pelabuhan New York. Monumen tersebut dirancang oleh pematung Frederic Bartholdi yang bekerja sama dengan insinyur Gustave Eiffel, arsitek Menara Eiffel yang terkenal.
Mengutip laman World Heritage Convention UNESCO, Selasa (16/12/2025), Patung Liberty merupakan hadiah dari Prancis untuk Amerika Serikat dalam rangka peringatan 100 tahun kemerdekaan AS pada 1876.
Desain dan konstruksi patung kolosal berongga ini diakui sebagai salah satu pencapaian teknis terbesar abad ke-19 dan dipuji sebagai jembatan antara seni dan teknik.
UNESCO menyebut Patung Liberty sebagai mahakarya patung kolosal yang menghadirkan ekspresi baru pada abad ke-19 dengan mengikuti tradisi patung kuno yang dipadukan sentuhan Art Nouveau.
Baca Juga: Badai Terjang Brasil Selatan, Patung Liberty 24 Meter Roboh
Dengan mengadopsi unsur dan ikonografi klasik, patung tersebut merepresentasikan aspirasi modern.
Kerangka besi interior Patung Liberty menjadi konstruksi yang luar biasa dan rumit. Struktur ini menandai perkembangan masa depan dalam teknik, arsitektur, dan seni, termasuk penggunaan beton secara luas di bagian dasar, konstruksi tipe dinding tirai fleksibel yang menopang kulit patung, serta pemanfaatan listrik untuk menyalakan obor.
Konsep dan Perawatan Patung Liberty
Dalam perancangannya, Bartholdi bekerja sama dengan penulis sekaligus aktivis anti-perbudakan Édouard René de Laboulaye.
Baca Juga: Panduan Lengkap Cek PIP 2025, Syarat Penerima dan Cara Pencairan Dana
Konsep Patung Liberty diwujudkan sebagai simbol persahabatan internasional, perdamaian, dan kemajuan, khususnya aliansi historis antara Prancis dan Amerika Serikat.
Desain patung ini memuat simbol-simbol kuat, di antaranya Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat yang digenggam di tangan kiri serta belenggu patah di kaki Patung Liberty. Pembangunan monumen tersebut dibiayai melalui sumbangan internasional.
Baca Juga: Triathlon Sumbang Emas ke-57, Indonesia Kumpulkan Lima Emas di SEA Games 2025
Sepanjang sejarahnya, Patung Liberty pernah menjalani restorasi ekstensif untuk memperbaiki deformasi akibat interaksi galvanik logam.
Restorasi besar dilakukan pada 1986 untuk memperingati 100 tahun Patung Liberty, termasuk penggantian obor yang rusak dengan replika. Obor asli kini disimpan di museum.
Patung Liberty berdiri di atas lahan seluas 5,95 hektare di Pulau Liberty, yang terpisah dari daratan New York.
Lokasi ini dinilai memberikan perlindungan optimal bagi patung sekaligus menampung sejumlah bangunan administrasi.
Baca Juga: Rob Reiner dan Istri Tewas Ditikam di Rumah, Ini Reaksi Dunia Hollywood
Berbagai Replika Patung Liberty
Mengutip laman Statue of Liberty, Patung Liberty memiliki sejumlah replika di Amerika Serikat. Salah satunya berada di galeri Seni Dekoratif & Patung Eropa 1850–1900 di Museum Metropolitan, New York. Replika tersebut dijual pada 1880-an untuk membantu pendanaan proyek Patung Liberty.
Replika lainnya setinggi 47 kaki berdiri di luar Museum Brooklyn. Patung tersebut awalnya dipajang di atas Gudang Penyimpanan Liberty di Manhattan sebelum akhirnya ditempatkan di 667 Madison Avenue sejak 2011.
Pada 2021, Prancis kembali menghadiahkan replika Patung Liberty kepada Amerika Serikat. Dipinjamkan dari Konservatorium Seni dan Kerajinan Nasional Prancis, replika setinggi 10 kaki ini dikirim ke New York dan hingga 2031 dipajang di Kediaman Duta Besar Prancis di Washington, D.C.
Selain itu, pada periode 1949–1952, pasukan Pramuka menyumbangkan replika Patung Liberty setinggi 100 inci ke berbagai komunitas di Amerika Serikat melalui program “Memperkuat Lengan Liberty”.
Di Las Vegas, replika setengah ukuran Patung Liberty juga menjadi ikon di New York-New York Hotel & Casino.
Replika Patung Liberty di Brasil Roboh
Sementara itu, video yang viral di media sosial memperlihatkan replika Patung Liberty setinggi 24 meter di Brasil Selatan roboh akibat angin kencang pada Senin, 15 Desember 2025.
Patung tersebut berdiri di luar megastore Havan di Guaíba, Rio Grande do Sul, Brasil.
Dalam video berdurasi 12 detik, patung terlihat miring sebelum akhirnya roboh dalam waktu kurang dari lima detik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Viral Penjual Mie Babi di Bandung Pakai Peci dan Hijab, Ini Fakta di Lapangan
Dikutip dari Indian Times, Selasa (16/12/2025), Wali Kota Guaíba, Marcelo Maranata, mengonfirmasi bahwa 'Patung Liberty' roboh akibat angin dengan kecepatan mencapai 80–90 km/jam. Ia memastikan tidak ada korban berkat pengamanan cepat yang dilakukan staf Havan.
Berdasarkan keterangan manajemen Havan, replika Patung Liberty tersebut telah dipasang sejak 2020 dan memiliki sertifikasi teknis serta standar rekayasa yang berlaku.
Perusahaan menegaskan fondasi patung setinggi 11 meter tetap utuh meski bagian atas roboh akibat terpaan angin ekstrem.
"Havan segera mengisolasi area dan mengikuti seluruh protokol keselamatan. Proses pembersihan puing dimulai beberapa jam setelah kejadian tanpa mengganggu operasional toko," tulis perusahaan dalam pernyataan resmi.
Baca Juga: Isu Perselingkuhan Jule dan Yuka Mencuat, Sahabat Sendiri Bongkar Bukti
Editor : Ubaidillah