News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Gempa Kuat Magnitudo 6,2 Guncang Jepang Barat

Ubaidillah • Kamis, 8 Januari 2026 | 04:35 WIB
Foto: Ilustrasi gempa Jepang(Dok. Japan Meteorological Agency)
Foto: Ilustrasi gempa Jepang(Dok. Japan Meteorological Agency)

RadarBangkalan.id - Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah barat Jepang pada Selasa (6/1/2026) pagi.

Otoritas setempat memastikan gempa tersebut tidak memicu peringatan tsunami dan belum ditemukan laporan kerusakan besar akibat peristiwa itu.

Baca Juga: Resmi! KemenHAM Buka Lowongan 500 PPPK Tahun 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Badan Meteorologi Jepang atau Japan Meteorological Agency (JMA) mencatat gempa terjadi pukul 10.18 waktu setempat di Prefektur Shimane dengan kedalaman dangkal.

Sementara Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) sempat melaporkan magnitudo 5,8 sebelum direvisi menjadi 5,7.

Getaran gempa dirasakan cukup kuat oleh warga, khususnya di Kota Yasugi, yang mencatat intensitas lima atas pada skala Shindo.

Baca Juga: Sritex Tutup Total! Ini Daftar 5 Pabrik Tekstil yang Tumbang dan Penyebabnya

Pada level ini, perabot berat berpotensi jatuh dan pengemudi kendaraan dapat mengalami kesulitan mengendalikan kemudi.

1. Rangkaian Gempa Susulan Tanpa Tsunami

JMA melaporkan wilayah Prefektur Shimane kembali diguncang sejumlah gempa susulan. Magnitudo gempa susulan tercatat berturut-turut sebesar 4,5, 5,1, 3,8, dan 5,4.

Seluruh rangkaian gempa tersebut terjadi tanpa disertai peringatan tsunami.

Baca Juga: Eks Direktur SMA Akui Terima 7.000 Dollar AS dalam Kasus Korupsi Laptop Chromebook

Baca Juga: NATO Terpecah? Trump Siapkan Militer AS untuk Rebut Greenland, Dunia Terkejut

2. Kondisi PLTN Shimane Dinyatakan Aman

Dari sektor energi, stasiun televisi NHK melaporkan tidak ditemukan anomali pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Shimane hingga pukul 10.45 waktu setempat.

Perusahaan utilitas Chugoku Electric Power memastikan seluruh fasilitas nuklir beroperasi dalam kondisi normal dan tidak mengalami gangguan akibat gempa.

Baca Juga: Panduan Lengkap ASN Digital BKN, Wajib Aktifkan MFA untuk Keamanan Akun

3. Layanan Kereta Shinkansen Sempat Dihentikan

Operator kereta JR West menghentikan sementara sebagian layanan kereta cepat Shinkansen akibat pemadaman listrik.

Namun hingga kini belum dapat dipastikan apakah gangguan tersebut berkaitan langsung dengan aktivitas gempa yang terjadi di wilayah barat Jepang.

4. Pemerintah dan Militer Lakukan Penilaian Dampak

Militer Jepang menyatakan telah melakukan penilaian kerusakan dari udara serta membentuk kantor penghubung tanggap bencana.

Pemerintah pusat juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi gempa susulan.

“Pemerintah sedang mengumpulkan informasi terkait dampak gempa. Masyarakat di wilayah yang mengalami guncangan kuat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dengan kekuatan serupa,” kata Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi.

Baca Juga: Akhirnya Terungkap! Purbaya Buka-Bukaan Soal Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026

5. Jepang Rawan Gempa Karena Cincin Api Pasifik

Jepang dikenal sebagai salah satu negara paling aktif secara seismik di dunia karena berada di pertemuan empat lempeng tektonik utama di sepanjang Cincin Api Pasifik.

Negara ini mengalami sekitar 1.500 gempa setiap tahun. Meski sebagian besar berkekuatan kecil, risiko gempa besar tetap menjadi perhatian, mengingat tragedi gempa dan tsunami 2011 yang menewaskan sekitar 18.500 orang.

Baca Juga: Viral Curhat Guru ASN Pasuruan soal Jarak 57 Km, Berujung Pemecatan

Editor : Ubaidillah
#gempa susulan jepang #jepang #Berita Gempa #gempa #gempa jepang #gempa bumi #waspada gempa #tsunami