News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Dari Lapangan ke Layar: Permainan Tradisional dan Digital di Zaman Sekarang

Ina Herdiyana • Senin, 9 Maret 2026 | 23:20 WIB

Permainan tradisional vs digital. Sumber Foto: AI
Permainan tradisional vs digital. Sumber Foto: AI

RadarBangkalan.id – Permainan tradisional tumbuh dari kebiasaan dan budaya masyarakat. Permainan seperti engklek dan congklak bukan sekadar hiburan, melainkan sarana membangun interaksi sosial.

Anak-anak belajar menyusun strategi, memahami aturan bersama, hingga menerima kekalahan dengan lapang dada.

Di balik kesederhanaannya, permainan tradisional menyimpan nilai penting tentang kebersamaan, kerja sama, dan aktivitas fisik yang menyehatkan.

Perubahan zaman ikut mengubah cara anak-anak bermain. Dunia bermain anak mengalami pergeseran dari lapangan terbuka menuju ruang digital.

Perubahan ini tidak terjadi begitu saja. Perkembangan teknologi, kemudahan akses internet, serta kepemilikan gawai yang semakin luas membuat permainan digital menjadi pilihan yang praktis.

Permainan digital hadir dengan visual menarik, sistem kompetitif, dan fitur komunikasi daring. Bagi generasi muda, game bukan lagi sekadar hiburan, melainkan bagian dari gaya hidup.

Melihat realitas saat ini, permainan tradisional dan digital sebenarnya tidak harus dipertentangkan. Keduanya lahir dari konteks zaman yang berbeda.

Permainan tradisional mencerminkan kedekatan komunitas, sementara permainan digital mencerminkan kemajuan teknologi dan globalisasi.

Namun, di sisi lain, muncul kekhawatiran tentang durasi bermain yang berlebihan, berkurangnya aktivitas fisik, serta potensi ketergantungan pada layar.

Interaksi sosial pun perlahan bergeser dari tatap muka menjadi komunikasi berbasis teks atau suara dalam ruang virtual.

Di tengah arus modernisasi, kuncinya bukan memilih salah satu, tetapi menciptakan keseimbangan.

Baca Juga: Xiaomi 17 Ultra dan Leica Leitzphone Resmi Rilis, Ini Spesifikasi dan Harganya di Indonesia

Anak-anak tetap membutuhkan ruang untuk bergerak, berinteraksi langsung, dan merasakan kebersamaan.

Pada saat yang sama, mereka juga hidup di era digital yang menuntut kemampuan adaptasi terhadap teknologi. (Farah Arisanti)

 

Editor : Ina Herdiyana
#digital #zaman sekarang #permainan tradisional #layar #lapangan