RadarBangkalan.id – Hidroponik adalah metode budi daya tanaman yang inovatif karena tidak lagi menggunakan tanah sebagai media tanam utamanya, tetapi mengandalkan air.
Sistem ini bekerja dengan mengalirkan larutan mineral yang dibutuhkan tanaman langsung ke akar sehingga tanaman tidak perlu menghabiskan energi untuk mencari unsur hara di dalam tanah.
Sebagai gantinya, energi tersebut dialihkan untuk pertumbuhan daun dan buah yang lebih cepat dan maksimal, menjadikan hidroponik sebagai solusi masa depan untuk bertani di lahan yang terbatas.
Baca Juga: Bukan Sekadar Kerang, Lorjuk Jadi Identitas Kuliner Madura
Sistem hidroponik adalah kontrol yang sangat presisi terhadap asupan nutrisi, kadar pH, dan ketersediaan air.
Ada berbagai macam teknik yang populer digunakan, mulai dari sistem Wick yang sederhana menggunakan sumbu, hingga sistem Nutrient Film Technique (NFT) yang mengalirkan air tipis secara terus-menerus.
Karena dilakukan dalam lingkungan yang lebih terkendali, tanaman hidroponik cenderung lebih jarang terkena hama dan penyakit yang berasal dari tanah sehingga penggunaan pestisida dapat diminimalisir secara signifikan atau bahkan dihilangkan sama sekali.
Keunggulan lingkungan menjadi alasan utama mengapa metode ini kian diminati di kawasan perkotaan melalui tren urban farming.
Baca Juga: Carrick Tegaskan MU Masih Jauh dari Level Juara Meski Tumbangkan Nottingham
Meskipun berbasis air, hidroponik justru jauh lebih hemat air dibandingkan dengan pertanian biasa karena air dalam sistem ini terus disirkulasikan dan tidak hilang meresap ke dalam tanah.
Selain itu, metode ini memungkinkan masyarakat yang tinggal di apartemen atau rumah dengan lahan sempit untuk tetap bisa memanen sayuran segar seperti selada, bayam, hingga tomat langsung dari halaman atau balkon mereka sendiri.
Hasil panen dari sistem hidroponik sering kali memiliki nilai jual yang lebih tinggi karena tampilannya yang lebih bersih dan tekstur sayurannya yang lebih renyah.
Bagi para pencinta kuliner dan gaya hidup sehat, sayuran hidroponik menjadi pilihan utama karena dianggap lebih higienis dan memiliki kandungan nutrisi yang terjaga optimal. (Athoya Hanin)
Editor : Ina Herdiyana