ORANG tua dituntut merawat anak, begitu juga anak wajib berbakti pada orang tua. Ayah dituntut mencukupi finansial dan ibu dituntut mengurus serta mengasuh anak-anaknya.
Kasih sayang orang tua sebenarnya tidak ada bedanya antara seorang ayah dan seorang ibu. Hanya, sering kali kita lebih dekat dengan ibu daripada ayah.
Kebiasaan seperti itu bukan berarti seorang ayah tidak sayang anak-anaknya, akan tetapi sering kali ayah sibuk mencukupi finansial keluarganya.
Seorang ayah tidak mau keluarga kecilnya merasa kekurangan. Seorang ayah mati-matian memutar otak agar bisa memperbaiki ekonomi keluarganya.
Banyak anak yang dekat degan ibunya karena anak dan ibu sering melakukan interaksi setiap hari, sedangkan seorang ayah sibuk bekerja.
Seorang ibu lebih banyak teori daripada aksi. Sedangkan seorang ayah lebih banyak aksi dibandingkan teori.
Hal itu wajar karena pada umumnya laki-laki tidak becerita, tiba-tiba dia gila. Sebab, sering kali laki-laki merenung dan selesai.
Berbeda dengan perempuan yang setiap ada masalah pasti diluapkan agar lebih tenang.
Dalam keluarga bukan hanya orang tua yang berperan. Semua anggota keluarga memiliki peran, termasuk anak.
Anak yang masih menempuh pendidikan tidak wajib membantu perekonomian keluarga. Mereka cukup belajar yang baik yang menolong pekerjaan orang tua sekiranya bisa ditolong.
Seorang anak cukup menjaga perasaan orang tua dan nama baik keluarganya. Jangan sampai kita sebagai seorang anak melawan, apalagi sampai membentak orang tua.
Hal itu sangat tidak baik. Sebab, seorang anak diajari berbicara oleh orang tuanya. Sangat tidak elok jika melawan atau membentak sesorang yang telah mengajari kita bicara. (Baiq Alwi)
Editor : Ina Herdiyana