RadarBangkalan.id – Gaya hidup sehat kini semakin diminati, terutama oleh masyarakat yang ingin memulai perubahan dari langkah sederhana. Salah satu kebiasaan yang belakangan populer adalah mengonsumsi infused water.
Minuman ini dibuat dengan merendam potongan buah, sayur, atau rempah ke dalam air putih selama beberapa jam hingga sari dan aromanya menyatu.
Meski terlihat sederhana, infused water ternyata memiliki sejumlah manfaat nyata bagi kesehatan.
Secara umum, manfaat utama infused water terletak pada kemampuannya membantu meningkatkan asupan cairan harian.
Tidak sedikit orang yang mengaku bosan dengan rasa air putih yang hambar sehingga kurang memenuhi kebutuhan minum setiap hari.
Dengan tambahan irisan lemon, stroberi, mentimun, atau daun mint, air menjadi lebih segar dan memiliki aroma alami yang menggugah selera. Dampaknya, konsumsi air pun meningkat dan tubuh terhindar dari dehidrasi.
Selain membantu hidrasi, infused water kerap dipilih sebagai alternatif minuman manis. Di tengah tingginya konsumsi minuman berpemanis yang berisiko meningkatkan berat badan dan gangguan metabolisme, kehadiran infused water menjadi solusi yang lebih sehat.
Infused water membantu memperlancar metabolisme dan proses pembuangan zat sisa melalui urin dan keringat.
Kandungan vitamin ringan dari buah yang direndam juga memberi tambahan nutrisi meski tidak dalam jumlah besar.
Cara membuatnya pun tergolong praktis. Cukup siapkan air matang dalam botol atau wadah tertutup, tambahkan potongan buah sesuai selera, lalu simpan di lemari pendingin selama dua hingga empat jam.
Minuman sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 24 jam agar tetap segar dan higienis.
Baca Juga: Buah Lahung: Si Merah dari Hutan Kalimantan
Kebiasaan sederhana ini dapat menjadi pintu masuk menuju pola hidup yang lebih sehat. Dengan memilih minuman alami dan rendah kalori, masyarakat bisa memulai perubahan kecil yang berdampak besar bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang. (Farah Arisanti)
Editor : Ina Herdiyana