RadarBangkalan.id - Oli mesin merupakan salah satu komponen penting untuk menjaga performa dan kesehatan mesin sepeda motor.
Namun, belakangan ini marak peredaran oli mesin palsu yang bisa merugikan konsumen dan merusak mesin motor.
Bagaimana cara menghindari tertipu oleh oli mesin palsu?
Berikut tips dari pemilik bengkel motor yang terpercaya.
Cek Tutup Botol dan Segel
Salah satu cara yang paling mudah untuk membedakan oli mesin asli dan palsu adalah dengan memeriksa tutup botol dan segelnya.
Pabrikan oli mesin biasanya menggunakan tutup botol dengan hologram atau logo khusus yang sulit dipalsukan. Selain itu, segel oli mesin juga harus utuh dan tidak rusak.
"Jangan tergiur dengan harga yang lebih murah, sebaiknya hindari pembelian oli secara online karena itu rawan sekali terjadi mendapatkan oli yang tidak asli, meski mungkin saja ada penjual yang menjual oli asli," ujar Nyoman, pemilik bengkel motor di Surabaya.
Ganti Oli di Bengkel Resmi
Cara lain yang bisa dilakukan untuk menghindari oli mesin palsu adalah dengan melakukan ganti oli di bengkel resmi.
Di bengkel resmi, konsumen bisa memastikan bahwa oli mesin yang digunakan sesuai dengan rekomendasi pabrikan motor dan sudah terjamin keasliannya.
Di bengkel resmi, kita bisa lihat langsung proses ganti oli dan bisa memilih oli sesuai dengan tipe motor kita. Kita juga bisa minta nota pembelian oli sebagai bukti kalau oli yang kita beli asli.
Perhatikan Warna dan Bau Oli
Ciri lain yang bisa membantu membedakan oli mesin asli dan palsu adalah warna dan bau oli. Oli mesin asli biasanya memiliki warna yang jernih dan tidak berubah-ubah.
Oli mesin palsu cenderung memiliki warna yang kusam dan berubah-ubah tergantung suhu.
Oli mesin asli juga memiliki bau yang khas dan tidak menyengat. Oli mesin palsu biasanya memiliki bau yang tidak enak dan bisa menyebabkan iritasi pada hidung dan mata.
Jadi, sebelum membeli oli, sebaiknya coba cium dan lihat warnanya dulu.
Kesimpulan
Oli mesin palsu merupakan ancaman serius bagi konsumen dan mesin motor.
Untuk menghindari tertipu oleh oli mesin palsu, konsumen harus berhati-hati dalam membeli oli mesin dan melakukan ganti oli di bengkel resmi.
Konsumen juga harus memeriksa tutup botol, segel, warna, dan bau oli mesin sebelum membelinya.
Dengan begitu, konsumen bisa mendapatkan oli mesin yang berkualitas dan aman untuk mesin motor. ***