News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Jangan Sampai Salah, Begini Cara Tepat Menentukan Waktu Ganti Oli Motor

Azril Arham • Jumat, 15 Desember 2023 | 00:29 WIB

 

Ilustrasi Waktu Yang Tepat Ganti Oli Motor
Ilustrasi Waktu Yang Tepat Ganti Oli Motor

RadarBangkalan.id - Oli motor merupakan salah satu komponen penting yang berfungsi sebagai pelumas dan pendingin mesin.

Oli motor yang baik akan membuat mesin motor bekerja optimal dan awet. Namun, oli motor tidak bisa dipakai terus-menerus tanpa diganti.

Oli motor yang sudah usang akan menurunkan kualitas pelumasan dan pendinginan, sehingga berpotensi merusak mesin motor.

Lalu, kapan sebaiknya ganti oli motor?

Pertanyaan ini seringkali membuat pemilik motor bingung. Apalagi, buku servis menyajikan opsi penggantian berdasarkan jarak tempuh atau periode waktu, namun seringkali konsumen hanya memilih salah satu kriteria tersebut.

Padahal, keduanya sama-sama penting untuk diperhatikan.

Ganti Oli Berdasarkan Jarak Tempuh

Jarak tempuh adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kondisi oli motor.

Semakin jauh jarak yang ditempuh oleh motor, semakin banyak oli yang terpakai dan terkontaminasi oleh kotoran.

Oleh karena itu, ganti oli berdasarkan jarak tempuh adalah hal yang wajib dilakukan.

Namun, berapa jarak tempuh yang ideal untuk mengganti oli motor?

Jawabannya tergantung dari jenis mesin motor dan jenis oli yang digunakan. Secara umum, oli motor sebaiknya diganti setiap 3.000-5.000 km.

Namun, ada juga oli motor yang memiliki daya tahan lebih tinggi, sehingga bisa diganti setiap 6.000-10.000 km.

Untuk mengetahui jarak tempuh yang tepat untuk mengganti oli motor, sebaiknya ikuti anjuran pabrikan yang tertera di buku servis.

Selain itu, perhatikan juga indikator pada speedometer yang akan menyala jika oli motor sudah harus diganti.

Ganti Oli Berdasarkan Waktu

Selain jarak tempuh, waktu juga mempengaruhi kondisi oli motor.

Oli motor yang sudah lama tidak diganti akan mengalami oksidasi, yaitu pengendapan yang berubah bentuk menjadi kristal dan butiran kecil pada dinding blok mesin.

Oksidasi ini akan mengurangi viskositas dan efektivitas oli motor.

Oleh karena itu, ganti oli berdasarkan waktu juga perlu dilakukan, terutama bagi pemilik motor yang jarang menggunakannya.

Idealnya, masa simpan oli motor adalah 6-12 bulan. Jadi, jika motor jarang digunakan, sebaiknya tetap ganti oli setiap 6-12 bulan sekali.

Ganti Oli Berdasarkan Kondisi Mesin

Selain dua faktor di atas, kondisi mesin juga perlu diperhatikan dalam menentukan kapan ganti oli motor.

Kondisi mesin dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti frekuensi pemakaian motor, kondisi jalan, dan kondisi cuaca.

Semakin sering motor digunakan, semakin rusak jalan yang dilalui, dan semakin panas cuaca, semakin cepat oli motor akan menurun kualitasnya.

Untuk itu, sebaiknya periksa kondisi oli motor secara rutin, setidaknya setiap 1.500 km.

Cara memeriksa kondisi oli motor adalah dengan melihat warna, tekstur, dan bau oli motor.

Jika oli motor berwarna hitam pekat, kental, dan berbau gosong, itu tandanya oli motor sudah harus diganti.

Baca Juga: Cara Memilih Oli Mesin yang Tepat untuk Motor Anda, Ini Dia Rahasianya!

Kesimpulan

Ganti oli motor adalah hal yang penting untuk menjaga performa dan kesehatan mesin motor.

Untuk menentukan kapan sebaiknya ganti oli motor, ada tiga hal yang perlu diperhatikan, yaitu jarak tempuh, waktu, dan kondisi mesin.

Dengan mengikuti panduan ini, pemilik motor tidak perlu bingung lagi mengenai interval penggantian oli motor. ***

 

Editor : Azril Arham
#jarak tempuh #servis #oli #motor #ganti #panduan