News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

UGM Berhasil Mengembangkan Motor Listrik dengan Penggunaan Komponen dalam Negeri Hingga 57% Lebih

Ubaidillah • Minggu, 7 Januari 2024 | 23:56 WIB
UGM Berhasil Mengembangkan Motor Listrik dengan Penggunaan Komponen dalam Negeri Hingga 57% Lebih. (Foto : UGM)
UGM Berhasil Mengembangkan Motor Listrik dengan Penggunaan Komponen dalam Negeri Hingga 57% Lebih. (Foto : UGM)

RadarBangkalan.id - Tim Gasbadra dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mengukir prestasi tinggi dalam dunia riset dan pengembangan sepeda motor listrik di Indonesia. Roda dua ramah lingkungan ini dikembangkan dengan pemanfaatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang mencapai puncaknya sebesar 57,42 persen.

"Motor listrik yang berhasil kami kembangkan memiliki tingkat TKDN sebesar 57,42%, melebihi target yang ditetapkan pemerintah sebesar 50%," ungkap Engineer dari tim Gasbadra, Dhamar Gumilang P, dalam keterangan resmi yang dikutip dari laman resmi UGM pada Minggu (7/1/2024).

Baca Juga : 80%! Ganjar Pranowo Optimis Mampu Meraih Suara Terbanyak di Jawa Tengah

Pengembangan motor listrik ini telah dimulai sejak tahun 2022 dan masih berlanjut dengan fokus pengembangan beberapa komponen krusial. Seluruh rangkaian pengembangan dilakukan di bawah bimbingan dosen Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika UGM, dengan dukungan penuh dari PLN.

Baca Juga : Hasil Operasi Lilin Ke - 6 di 2023: 42 Meninggal dari total 152 Kecelakaan Lalu Liintas

Proses pengembangan dan riset motor listrik mencakup berbagai aspek, seperti perancangan rangka, bodi, powertrain, dan elektronika kendaraan listrik, termasuk battery pack, power distribution, dan bldc controller.

Baca Juga : Kembali Berduka! Kebakaran Terjadi di Smelter Nikel Morowali, Menambah Daftar Kasus Pasca Ledakan PT ITSS

Dhamar menjelaskan, "Battery pack kami telah dilengkapi dengan battery management system yang memiliki fitur keamanan, seperti over current, over voltage, dan short circuit protection, meningkatkan tingkat keamanan dan keberlanjutan baterai."

Selain itu, motor listrik hasil pengembangan tim riset mahasiswa yang tergabung dalam Elins Research Club FMIPA UGM ini juga unggul dalam hal efisiensi dan start yang mulus. Pengembangan motor listrik ini sejalan dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) ke-7, yang menekankan pentingnya menciptakan energi bersih dan terjangkau.

Baca Juga : Ganjar - Mahfud Berduka Saat Mengetahui Seorang Relawannya Meninggal Dunia Akibat Dikeroyok

Yuta Ilham M, salah satu anggota tim Gasbadra, menambahkan bahwa motor listrik yang dikembangkan memiliki jarak tempuh yang hampir setara dengan motor listrik sejenis di pasaran. Namun, daya yang dihasilkan oleh motor ini diklaim lebih bertenaga.

Motor listrik ini menggunakan penggerak utama berupa motor listrik DC brushless tipe mid drive dengan tegangan 72V dan arus maksimal 40A. Pemanfaatan komponen ini memungkinkan motor menghasilkan torsi sebesar 45Nm pada 3000rpm, dengan kecepatan maksimum mencapai 65-70km/jam pada max rpm 4800.

Baca Juga : Aset Tak Dilaporkan! Penyidik Polda Metro Jaya Intensifkan Pemeriksaan Terhadap Firli Bahuri

Motor listrik ini dibuat dengan dua mode, yaitu eco dan sport. Saat digunakan dalam mode eco, motor ini dapat menempuh jarak sekitar 40 Km dalam sekali pengisian daya (charge). Sedangkan pada mode sport, estimasi jarak yang dapat ditempuh mencapai 30 Km, memberikan fleksibilitas penggunaan sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pengendara.

Editor : Ubaidillah
#UGM #tkdn #motor listrik #Tim Gasbadra Elins Research Club UGM