Radarbangkalan.id - RMA Indonesia, sebagai agen pemegang merek (APM) Ford di Indonesia, sedang mempersiapkan ekspansi line-up kendaraannya untuk pasar Tanah Air.
Pabrikan asal Amerika Serikat ini tengah menyiapkan peluncuran SUV baru yang dijadwalkan akan dilakukan tahun depan.
Menurut Steven Beteng, Direktur Penjualan dan Pemasaran RMA Indonesia, SUV terbaru Ford akan memiliki ukuran lebih kecil daripada Ford Everest, model SUV yang sudah ada sebelumnya.
"Everest menjadi dasar. Tahun depan kita akan menghadirkan SUV lagi, tetapi bukan SUV besar," ujar Steven di dealer Ford Tomang, pada Senin (27/2/2024).
Steven juga mengungkapkan bahwa SUV yang akan diluncurkan tersebut telah diperkenalkan di beberapa negara, namun masih menggunakan setir kiri. Kini, mereka sedang memproduksi versi setir kanan untuk pasar Indonesia.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar, SUV terbaru Ford tersebut kemungkinan adalah Ford Territory, yang tersedia dalam dua varian: Titanium dan Titanium X.
Secara teknis, Ford Territory didukung oleh mesin EcoBoost 1,5L, mampu menghasilkan tenaga 160 hp dengan torsi maksimum 248 Nm.
RMA Indonesia Memperkuat Jaringan Penjualan dengan Diler Baru di Jakarta Barat
RMA Indonesia, sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Ford di Indonesia, bersama PT Trijaya Auto Mandiri, resmi membuka diler baru Ford di Tomang, Jakarta Barat.
Diler ini menyediakan layanan 3S (Sales, Service, dan Sparepart) dan berlokasi di Jalan Arjuna Utara, No 131, Kelurahan Tomang, Petamburan,
Jakarta Barat 11470. Dengan pembukaan cabang ini, RMA Indonesia menunjukkan komitmennya dalam memperluas kehadiran merek Ford di Indonesia.
Pada Oktober 2023, RMA Indonesia mengumumkan kerjasama strategisnya dengan PT Trijaya Auto Mandiri melalui penandatanganan perjanjian Letter of Intent (LoI),
dengan kehadiran Jari Kohonen sebagai Country Manager dan Direktur RMA Indonesia, Steven Beteng sebagai Direktur Penjualan dan Pemasaran RMA Indonesia, serta David Arianto sebagai Direktur Operasional dari PT Trijaya Auto Mandiri.
Editor : Ubaidillah