News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Salah Kaprah Tentang Umur Ban, Kode Tahun Produksi DOT Bukan untuk Konsumen

Ubaidillah • Senin, 18 Maret 2024 | 20:30 WIB
Kode DOT tahun produksi ban. (tyrebuyer)
Kode DOT tahun produksi ban. (tyrebuyer)

Radarbangkalan.id - Di bagian side wall ban, terdapat kode tahun produksi di paling kanan bidang DOT (Department of Transportation).

Namun, kode produksi ban tersebut bukan diperuntukkan kepada konsumen layaknya tanggal kadaluarsa, melainkan untuk produsen.

Salah kaprah terkait umur ban di masyarakat Indonesia memang kerap menjadi momok bagi pembeli ban.

Banyak orang di Indonesia salah mengira umur ban dinilai dari kode tersebut, menganggap ban produksi baru lebih baik.

Kode produksi ban memang menunjukkan tahun produksi dengan empat digit angka: dua digit menunjukkan minggu produksi, dan dua angka terakhir dari tahun produksi.

Namun, hal itu tidak ditujukan sebagai indikator akhir masa pakai ban. Satu-satunya indikator yang menentukan masa akhir pakai ban adalah tingkat keausan ban, bukan sekadar dari informasi kode tahun produksi ban.

"Banyak sekali informasi di luar sana 5 tahun harus ganti ban, 2 tahun harus ganti. Baik bagi kami (perusahaan ban) kalau tiap 2 tahun ganti.

Tapi kami ingin memberikan peace of mind kepada customer," jelas Mochammad Fachrul Rozi, Customer Engineering Support PT Michelin Indonesia untuk tidak membuat pelanggan cepat khawatir pada ban miliknya.

Mengenai kode produksi ban di bidang DOT, pria yang akrab disapa Bang Rozi tersebut menjelaskan bahwa berdasarkan hasil uji internal Michelin,

tidak ada perbedaan performa antara ban yang baru diproduksi dengan ban yang berumur tiga tahun.

"Dari hasil tes yang kami lakukan, ban yang dibuat hari ini baru keluar dari pabrik, sore dipakai buat tes,

dengan ban yang dibuat 3 tahun lalu itu datanya sama. Pengeremannya identik, kondisi basah dan kering sama, handling tidak berubah," jelas Rozi.

"Ban dipakai tidak mengacu pada DOT tadi. Ban dipakai itu mengacunya dari ketika pertama kali ban itu dipasang di pelek, diisi angin, buat jalan, itu baru umur ban," tambah Rozi menjelaskan terkait 'umur ban'.

Apa sih Kegunaan Kode Tahun Produksi Ban?

Jika kode tahun produksi tersebut tidak berfungsi sebagai indikator penilaian masa umur ban, kita pasti dibuat bertanya-tanya kegunaan sesungguhnya kode tersebut dicetak di side wall ban sebenarnya untuk apa.

Menurut Rozi, dibanding sebagai informasi untuk konsumen, kode ini lebih diperuntukkan kepada produsen. Yaitu untuk mempermudah 'recall' ketika terjadi kesalahan produksi di pabrikan.

Ini juga menjelaskan mengapa kode produksi bertuliskan minggu kesekian dari tahun produksi, bukan menggunakan format tanggal-bulan-tahun.

Jika ada keputusan untuk recall, maka stok di pasar akan ditarik berdasarkan produksi minggu di mana terjadi kesalahan produksi.

"Misal separasi terjadi di week 10 2024, berarti ada resiko terjadi pada week itu di semua alat produksi.

Untuk mengkarantina itu, kita batasin (di pasaran). Itu tujuannya sebenarnya untuk memperudah kami mengkarantina ketika terjadi kesalahan produksi," jelas Rozi.

"Misalnya sempat mati lampu dan gensetnya nggak naik, tapi produksinya tetap jalan. Tiba-tiba kita nggak recognized itu. Kita akan karantina yang di week itu," tambah Rozi memberikan contoh.

PENINGGALAN SEJARAH: Tim preservasi Nahdlatut Turots sedang mengumpulkan sejumlah manuskrip di Pesantren Sembilangan, Kramat, Bangkalan. (NAHDLATUT TUROTS UNTUK JPRM)
PENINGGALAN SEJARAH: Tim preservasi Nahdlatut Turots sedang mengumpulkan sejumlah manuskrip di Pesantren Sembilangan, Kramat, Bangkalan. (NAHDLATUT TUROTS UNTUK JPRM)
Editor : Ubaidillah
#kode produksi ban #Umur Ban #dot #kode tahun produksi