News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Daftar BBM Ramah Lingkungan dari Pertamina: Pertamax Turbo hingga Pertamina Dex

Azril Arham • Minggu, 22 September 2024 | 04:54 WIB
Ilustrasi mengisi bensin dengan BBM Pertalite. (Dok. Pertamina)
Ilustrasi mengisi bensin dengan BBM Pertalite. (Dok. Pertamina)

RadarBangkalan.id - Belakangan ini, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mengungkapkan bahwa Pertamax tidak termasuk dalam kategori BBM bersih.

Hal ini disebabkan oleh kandungan sulfur yang masih tinggi dan tidak jauh berbeda dengan Pertalite.

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin, standar internasional untuk sulfur adalah 50 ppm atau lebih rendah, sementara kandungan sulfur dalam Pertamax mencapai 400 ppm, hanya sedikit lebih rendah dari Pertalite yang berada di angka 500 ppm.

"Hari ini, hampir semua BBM yang disediakan Pertamina belum memenuhi standar Euro 4. Misalnya, Biosolar masih mengandung sulfur 2.500 ppm, Pertalite 500 ppm, dan Pertamax 400 ppm. Seharusnya pemerintah bisa membantu Pertamina untuk menyediakan BBM yang lebih bersih," ujar Rachmat Kaimuddin di Jakarta.

Kaimuddin juga menyoroti bahwa masyarakat masih salah kaprah dalam menilai kebersihan BBM.

Banyak yang hanya berfokus pada nilai oktan (RON) tanpa memperhatikan kandungan sulfurnya.

"Kalau bicara kualitas BBM, orang pikir hanya soal RON, padahal yang menjadi masalah adalah sulfur. Kandungan sulfur yang tinggi membuat teknologi mesin untuk mengurangi polusi tidak bisa bekerja dengan optimal," jelasnya.

Saat ini, hanya ada tiga jenis BBM dari Pertamina yang memenuhi standar sulfur 50 ppm yang disyaratkan oleh Euro 4, yaitu Pertadex, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo.

Daftar Kandungan Sulfur BBM Pertamina:

Solar

- Biosolar 48 (subsidi) - 2.500 ppm
- Biosolar 48 (nonsubsidi) - 2.500 ppm
- Dexlite 51 - 1.200 ppm
- Pertadex 53 - 50 ppm

Bensin

- Pertalite 90 - 500 ppm
- Pertamax 92 - 400 ppm
- Pertamax Green - 50 ppm
- Pertamax Turbo - 50 ppm

Meski BBM Pertamina belum memenuhi standar internasional Euro 4, kandungan sulfur dalam BBM mereka masih sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Kementerian ESDM.

Berdasarkan penjelasan Kemenko Marves, semua BBM yang dijual Pertamina tetap berada dalam batas ambang kandungan sulfur yang diperbolehkan di Indonesia.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, mengungkapkan bahwa kandungan sulfur dalam Pertamax masih berada di bawah 400 ppm, sesuai hasil uji dari Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (BBPMGB) Lemigas Ditjen Migas Kementerian ESDM.

"Kami pastikan seluruh produk BBM Pertamina sudah memenuhi ketentuan yang berlaku. Bahkan, kandungan sulfur Pertamax jauh di bawah 400 ppm, jadi masyarakat tidak perlu khawatir soal kualitas Pertamax," kata Heppy dalam keterangannya.

Heppy juga mengakui bahwa ada standar internasional terkait kandungan sulfur dalam BBM.

Sesuai dengan standar Euro 4, BBM seharusnya memiliki kandungan sulfur tidak lebih dari 50 ppm.

Pertamina sendiri sudah menyediakan tiga produk yang memenuhi standar ini, yaitu Pertamina Dex, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green 95.

"Produk Pertamina Dex, Pertamax Turbo, dan Pertamax Green 95 sudah lama tersedia di SPBU kami. Ketiganya memiliki standar Euro 4 dengan kandungan sulfur 50 ppm. Masyarakat bisa memilih BBM yang sesuai dengan kebutuhan mereka," tutup Heppy. ***

Editor : Azril Arham
#bbm ramah lingkungan #pertamina #pertamax turbo #pertamax #dex #bbm