Radarbangkalan.id - BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) adalah dokumen penting yang diperlukan untuk mengemudikan kendaraan.
Dokumen ini memuat informasi identitas kendaraan serta legalitas pemiliknya. Pastikan dokumen tersebut adalah asli untuk menghindari masalah di kemudian hari.
Saat membeli kendaraan, terutama yang bekas, Anda harus memastikan bahwa BPKB dan STNK yang diberikan adalah legal dan sesuai dengan nomor plat kendaraan.
Hal ini bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan dokumen yang sering dilakukan oleh oknum tertentu.
Berikut adalah langkah-langkah untuk mengecek keaslian BPKB dan STNK dengan mudah.
Cara Mengecek Keaslian STNK
-
Periksa Stiker Hologram
- Perhatikan bagian kanan atas STNK. Dokumen asli memiliki stiker hologram dengan tekstur halus.
-
Cek Lubang Tipis
- Lihat bagian kanan STNK. Dokumen asli akan memiliki lubang tipis yang membentuk tulisan "STNK". Jika tidak ada, kemungkinan besar dokumen tersebut palsu.
-
Barcode STNK
- Pastikan STNK Anda dilengkapi dengan barcode. Ketika discan, barcode pada dokumen asli akan menampilkan identitas lengkap pemilik. Sebaliknya, barcode pada STNK palsu tidak berfungsi dan hanya sebagai hiasan.
Baca Juga: 4 Alasan Kenapa Oli Motor Cepat Hitam, Nomor 3 Sering Terlupakan!
Cara Mengecek Keaslian BPKB
-
Perhatikan Sampul BPKB
- Sampul BPKB asli memiliki warna yang mengkilap, sedangkan yang palsu cenderung gelap dan buram.
-
Cek Warna Hologram
- Pada BPKB asli, hologram berwarna abu-abu dan tidak berubah warna saat diterawang. Jika BPKB palsu, hologram akan berubah menjadi kuning saat diterawang.
-
Nomor Seri
- Periksa nomor seri di bagian bawah hologram. BPKB asli memiliki nomor seri yang sesuai dengan domisili pemilik. BPKB palsu biasanya tidak memiliki nomor seri ini.
-
Identitas Pemilik Kendaraan
- Pastikan data identitas pemilik tidak mudah diubah. BPKB palsu sering kali hanya mengubah data kendaraan, karena bagian ini mudah untuk diprint ulang.
-
Lambang Korlantas
- Cek halaman 14 pada BPKB untuk menemukan lambang Korlantas. Jika Anda sinari, lambang tersebut akan terlihat jelas. Permukaan lambang asli terasa kasar saat diraba, berbeda dengan yang palsu yang terasa halus.