Radarbangkalan.id - BYD Auto tampaknya tengah menyiapkan amunisi baru untuk memperkuat eksistensinya di pasar mobil listrik dalam negeri. Model yang disiapkan kemungkinan akan menyasar segmen harga yang lebih terjangkau.
Baca Juga: 10 HP Terbaik Harga 2 Jutaan Terbaru April 2025
Hal ini terlihat dari laman resmi Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Samsat Jakarta. Di dalamnya tercantum kode EQ yang diduga kuat merujuk pada BYD Seagull, Battery Electric Vehicle (BEV) paling murah dari BYD saat ini.
Terdapat dua kode kendaraan, yaitu EQ-ETD-1 (4x2) AT dengan nilai jual Rp 233 juta dan EQ-STD-1 (4x2) AT sebesar Rp 218 juta.
Nilai ini bukan harga jual resmi atau banderol off the road, melainkan harga dasar sebelum dikenakan pajak dan margin keuntungan.
Berdasarkan data tersebut, BYD Seagull kemungkinan akan hadir dalam dua varian jika benar-benar dipasarkan di Indonesia.
Ini terlihat dari perbedaan kode huruf ETD dan STD, serta penggunaan transmisi otomatis yang menjadi ciri khas mobil listrik.
Secara global, BYD Seagull ditempatkan di bawah BYD Dolphin dan termasuk dalam keluarga Ocean-series,
bersama BYD Atto 3, BYD Seal, hingga BYD Sealion 7. Mobil mungil ini berada di segmen A dan pertama kali diperkenalkan pada 2023.
Di beberapa negara lain seperti Brasil dan Meksiko, mobil ini dipasarkan dengan nama BYD Dolphin Mini.
Baca Juga: 10 HP Terbaik Harga 2 Jutaan Terbaru April 2025
Namun, penggunaan nama "Mini" sempat menjadi sengketa dengan BMW AG karena keterkaitan dengan merek dagang MINI.
Dua varian bawah BYD Seagull menawarkan jarak tempuh 305 kilometer, sementara tipe tertingginya mampu menjelajah hingga 405 kilometer berdasarkan pengujian CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle) yang berlaku di Tiongkok.
Kendati berukuran kecil, BYD Seagull tidak secara langsung bersaing dengan mikro EV seperti Wuling Air ev atau Seres E1.
Mengusung konsep hatchback sejati, mobil ini tetap hadir dengan konfigurasi lima penumpang, empat pintu, dan panjang bodi kurang dari empat meter.
Baca Juga: 10 HP Terbaik Harga 2 Jutaan Terbaru April 2025
Ditujukan untuk konsumen muda dan pembeli mobil listrik pertama, desain Seagull tampil dengan garis-garis tajam.
Desain ini memberikan ilusi visual seolah-olah bodi mobil terlihat lebih besar dari ukuran sebenarnya.
Fitur keselamatan pada BYD Seagull juga cukup lengkap, antara lain 6 airbags, rem cakram di bagian belakang, Electronic Parking Brake (EPB), kontrol stabilitas, serta struktur bodi yang 61 persen terdiri dari baja berkekuatan tinggi.
Di negara asalnya, BYD Seagull dijual dalam beberapa varian dengan harga mulai 73.800 RMB atau sekitar Rp 162,6 juta hingga 89.900 RMB atau sekitar Rp 196 jutaan. Harga tersebut masih berada di bawah Rp 200 juta.
Sebagai informasi tambahan, Kumparan New Energy Vehicle Summit 2025 akan digelar pada Selasa, 6 Mei 2025 di MGP Space, SCBD Park.
Dengan tema “Sinergi Menuju Industri Otomotif Berkelanjutan,” forum ini akan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan,
termasuk pemimpin industri, profesional, dan perwakilan pemerintah untuk berbagi pandangan tentang masa depan otomotif berkelanjutan.
Editor : Ubaidillah