News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Mobil Hidrogen Bakal Ramai di Indonesia? Ini Proyeksi Mengejutkan 5 Tahun Lagi!

Azril Arham • Rabu, 16 April 2025 | 20:22 WIB
Ilustrasi Mobil Hidrogen
Ilustrasi Mobil Hidrogen

RadarBangkalan.id – Masa depan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia makin cerah.

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah mobil hidrogen, dan kabarnya, dalam lima tahun ke depan jumlahnya bisa tembus ribuan unit!

Hal ini terungkap saat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merilis peta jalan nasional hidrogen dan amonia atau Roadmap Hydrogen and Ammonia Nasional (RHAN) pada Selasa, 15 April 2025 lalu.

Dalam dokumen tersebut, dipaparkan rencana besar pemerintah soal penggunaan hidrogen untuk sektor transportasi, termasuk mobil FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle), kapal laut, hingga kereta api, mulai dari tahun 2030 hingga 2060.

Mengutip dokumen RHAN dari laman resmi ESDM, pemanfaatan hidrogen di sektor transportasi diproyeksikan mencapai 438 ton per tahun pada 2030.

Jumlah ini bakal mendukung pengoperasian sekitar 3.000 unit mobil hidrogen. Bahkan, proyeksinya melonjak drastis menjadi 3,6 juta unit FCEV pada tahun 2060 dengan kebutuhan 530 ribu ton hidrogen per tahun!

 

Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menjelaskan bahwa roadmap ini fokus pada tiga strategi utama:

  1. Pemanfaatan hidrogen untuk energi baru terbarukan,

  2. Mendukung upaya dekarbonisasi sistem energi nasional, dan

  3. Menjadikan hidrogen sebagai komoditas ekspor.

“Dokumen ini diharapkan bisa jadi pedoman bagi semua pemangku kepentingan untuk mengembangkan sistem hidrogen nasional dan global,” jelas Eniya dalam acara Global Hydrogen Ecosystem 2025 di JCC Senayan, Jakarta.

Menurut Eniya, untuk mewujudkan ekosistem hidrogen yang ideal, perlu kolaborasi lintas sektor.

Ia menyebut dirinya sudah menyuarakan pentingnya teknologi hidrogen sejak 20 tahun lalu, dan kini mulai terlihat hasilnya.

Beberapa inisiatif yang tengah berjalan antara lain:

Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Nandi Julyanto, cukup optimis. Menurutnya, adopsi mobil hidrogen di Indonesia bisa melampaui Jepang.

“Kalau di Jepang itu mulai dari nol. Di kita sudah ada produknya, infrastruktur tinggal copy-paste. Tinggal kebijakan dan ketersediaan bahan baku,” ujar Nandi.

 

Dengan roadmap yang jelas, dukungan industri otomotif, hingga peran PLN dan Pertamina dalam penyediaan infrastruktur dan produksi hidrogen, bukan tidak mungkin dalam lima tahun ke depan, mobil hidrogen bakal jadi pemandangan umum di jalanan Indonesia.

Tinggal tunggu kebijakan matang dan investasi masuk. Masa depan bersih dan bebas emisi bukan cuma mimpi! ***

 

Editor : Azril Arham
#Fuel Cell Electric Vehicle #mobil #mobil FCEV #Mobil Hidrogen #otomotif