News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Nitrogen vs Angin Biasa: Mana yang Lebih Baik untuk Tekanan Ban Mobil Kamu?

Azril Arham • Minggu, 18 Mei 2025 | 23:30 WIB

 

Ilustrasi Isi Angin Ban Mobil
Ilustrasi Isi Angin Ban Mobil

RadarBangkalan.id - Pernah bingung mau isi tekanan ban mobil pakai nitrogen atau angin biasa?

Banyak orang mengira keduanya sama saja, toh sama-sama "angin", kan? Tapi ternyata, kalau kita gali lebih dalam, ada perbedaan yang cukup signifikan, lho!

Menurut Wibowo Santosa, pemilik dari toko ban ternama Permaisuri Ban, nitrogen punya keunggulan utama karena sifatnya yang kering.

“Nitrogen itu tidak mengandung uap air, berbeda dengan angin biasa yang ada kandungan airnya,” jelasnya dilansir dari Otomotifnet.

Nah, kenapa itu penting? Uap air di dalam angin biasa bisa menimbulkan efek jangka panjang yang gak baik buat ban.

“Kalau dibiarkan, bisa merusak bagian dalam ban karena kadar air tadi,” sambung Bowo.

Salah satu alasan kenapa nitrogen semakin populer adalah karena tekanan bannya lebih awet.

Karena gak ada uap air, maka tekanan di dalam ban tidak gampang berubah, apalagi saat mobil dipakai dalam perjalanan jauh.

“Nitrogen juga lebih tahan panas, jadi saat ban dipakai lama dan suhu naik, tekanan bannya gak langsung melonjak,” tambah Agam Santosa, Outlet Manager dari Autopit Car Care, Bogor.

Hal ini berkaitan langsung dengan tingkat pemuaian udara. Nitrogen punya tingkat pemuaian yang lebih rendah dibandingkan angin biasa.

Artinya, ban kamu tetap nyaman dan aman meski dipakai dalam jarak jauh atau kecepatan tinggi.

Bukan cuma soal tekanan, nitrogen juga bisa bikin bobot ban jadi sedikit lebih ringan. Kok bisa? Lagi-lagi karena kandungan air di angin biasa membuat bobot molekul di dalam ban lebih berat secara keseluruhan.

Memang selisihnya gak terlalu besar, tapi untuk mobil performa tinggi atau pengemudi yang peduli efisiensi, hal ini cukup berarti.

Semuanya balik lagi ke kebutuhan kamu. Kalau kamu tipe pengemudi harian yang hanya butuh kepraktisan dan akses mudah, angin biasa di SPBU terdekat mungkin sudah cukup.

Tapi, kalau kamu mengutamakan tekanan ban yang stabil, lebih aman saat suhu naik, dan minim risiko kerusakan dalam ban, maka nitrogen jelas pilihan yang lebih unggul.

Menurut data dari Bridgestone dan Michelin, penggunaan nitrogen juga bisa memperpanjang usia ban karena mengurangi oksidasi dari dalam.

Jadi, meski harga isi nitrogen sedikit lebih mahal, bisa dibilang itu investasi jangka panjang buat kesehatan ban kamu.

Kalau kamu masih ragu, coba bandingkan sendiri setelah isi ban pakai nitrogen.

Rasakan bedanya saat mobil melaju lebih stabil dan tekanan bannya gak gampang berubah. Yuk, rawat ban mobil kamu dengan pilihan yang lebih tepat! ***

Editor : Azril Arham
#mobil #kekurangan #kelebihan #Nitrogen #tekanan ban #angin biasa