News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Penjualan Mobil Turun, Industri Otomotif Indonesia Hadapi Tekanan Berat di 2025

Mohammad Sugianto • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 16:48 WIB
Penjualan mobil pada semester II tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan
Penjualan mobil pada semester II tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan

Radarbangkalan.id – Industri otomotif tengah berada dalam masa sulit, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di berbagai negara. Hingga memasuki semester II tahun 2025, tanda-tanda pemulihan masih belum terlihat.

Public Relation Manager PT Toyota Astra Motor, Philardi Ogi, mengungkapkan kondisi industri otomotif saat ini masih mengalami tekanan signifikan. Menurutnya, penjualan pada periode ini terkoreksi sekitar 10 persen dibanding tahun lalu.

“Padahal, industri otomotif sebenarnya terlihat bergairah dengan munculnya banyak pemain baru. Namun, kenyataannya tidak berbanding lurus dengan permintaan masyarakat yang justru menurun,” ujar Ogi, Jumat (29/8).

Meski begitu, ia menekankan bahwa kompetisi tetap penting demi menciptakan ekosistem sehat dan mendorong inovasi. Lebih dari 50 tahun hadir di Indonesia, Toyota menurutnya bukan hanya berbisnis, tetapi juga turut membangun industri nasional. Bahkan, pihaknya bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang beberapa waktu lalu berdiskusi soal upaya menjaga ketahanan industri otomotif di tengah tantangan global.

Hal senada disampaikan Yusak Billy, Sales and Marketing and After Sales Operations Director PT Honda Prospect Motor. Ia menegaskan bahwa Honda tetap konsisten menghadirkan inovasi sesuai kebutuhan konsumen Indonesia.

“Kami aktif berpartisipasi di pameran otomotif regional dan bekerja sama dengan lembaga pembiayaan untuk memberikan program menarik. Harapannya, strategi ini bisa meningkatkan minat beli masyarakat dan menggerakkan kembali pasar otomotif nasional,” jelasnya.

Sementara itu, data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperlihatkan tren penurunan penjualan mobil pada Juli 2025.

Meski secara tahunan menurun, penjualan wholesales bulan Juli 2025 naik tipis 4,8 persen dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh gelaran pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

 

Editor : Mohammad Sugianto
#daya beli turun #ekonomi lemah #otomotif #penjualan menurun #krisis ekonmi