Radarbangkalan.Id – Pasar mobil bekas memang selalu menggoda. Harga yang lebih ramah kantong membuat banyak orang meliriknya sebagai alternatif. Namun, ada satu jebakan yang wajib diwaspadai: mobil bekas banjir. Jika tidak jeli, pembeli bisa terjerat kerugian besar karena kendaraan jenis ini sering menyimpan masalah tersembunyi.
Tanda-Tanda Mobil Bekas Banjir
- Karat di Tempat Tak Biasa
Bukan sekadar di bodi, karat pada baut rem tangan, rel jok, engsel pintu, hingga bawah kursi bisa jadi pertanda mobil pernah terendam. Karat di area tersembunyi ini sulit dihilangkan. - Bau Apek Membandel
Interior mobil bekas banjir biasanya meninggalkan aroma apek meski sudah dibersihkan. Sumbernya dari air yang masuk ke dashboard, karpet, hingga jok. - Embun di Kaca dan Lampu
Air yang mengendap meninggalkan bekas berupa embun menetap pada kaca maupun lampu kendaraan. Kelembapan inilah yang menjadi jejak banjir. - Jamur di Mesin
Cek blok mesin. Jika muncul bintik jamur, besar kemungkinan mesin pernah terendam air dalam waktu lama. - Oli Berubah Warna
Oli bercampur air biasanya terlihat putih keruh seperti kopi susu. Kondisi ini jadi sinyal kerusakan serius pada mesin. - Kelistrikan Sering Error
Lampu mati-mati, AC tidak dingin, hingga airbag bermasalah bisa jadi akibat komponen listrik yang rusak karena air. - Harga Murah Tak Masuk Akal
Jika harga mobil jauh di bawah pasaran, calon pembeli patut curiga. Jangan mudah tergiur penawaran miring.
Cara Aman Memeriksa
- Buka karpet dan periksa kolong serta jok untuk mencari sisa lumpur.
- Lakukan test drive agar bisa merasakan performa mesin dan mendengar suara tidak normal.
- Minta bantuan mekanik profesional untuk memeriksa mesin dan sistem kelistrikan lebih detail.
Membeli mobil bekas memang menghemat biaya, tapi jangan sampai justru jadi buntung karena salah pilih. Teliti sebelum membeli adalah kunci. Dengan mengenali ciri-ciri mobil bekas banjir, pembeli bisa terhindar dari risiko kerugian di kemudian hari.(gik)
Editor : Mohammad Sugianto