RadarBangkalan.id - Komedian terkenal, Komeng, harus merasakan pilu yang mendalam ketika salah satu putri tercintanya, Cantika, meninggal dunia karena kecelakaan yang tragis, yakni tersedak mie di dalam mobil.
Kejadian menyedihkan ini menjadi sorotan dalam unggahan di akun resmi Youtube Trans7 Official pada acara FYP.
Dalam pengakuannya, Komeng, yang kini merambah ke dunia politik, menceritakan peristiwa menyedihkan bagaimana sang putri tersayang harus kehilangan nyawanya akibat tersedak mie.
Cantika bersama saudara kembarnya, Gaga, sedang dalam perjalanan menggunakan mobil yang dikemudikan oleh sopir keluarga. Saat itu, Cantika sedang asyik bercanda dengan Gaga sambil menyantap mie.
Namun, momen bahagia itu berubah menjadi mimpi buruk ketika tiba-tiba Cantika tersedak dan mengalami kesulitan bernapas.
Gaga segera memberitahu Komeng melalui telepon tentang kejadian tragis tersebut.
Komeng dengan cepat memerintahkan untuk membawa Cantika ke rumah sakit.
Namun, upaya yang dilakukan keluarga untuk menyelamatkan Cantika tidak membuahkan hasil.
Gadis berusia 10 tahun itu harus menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuan saudara kembarnya ketika sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit.
"Saat tersedak, jalur napasnya tertutup. Mau dilakukan bantuan napas buatan pun tidak membuahkan hasil karena sudah terlambat," ungkap Komeng dengan suara terbata-bata.
Ternyata, Komeng dan keluarganya dikaruniai anugerah berupa tiga bayi kembar, di antaranya Cantika dan saudara kembarnya, Gaga.
Kehadiran mereka menjadi berkah setelah Komeng dan pasangannya menantikan momongan selama bertahun-tahun.
Kisah pilu ini memberikan pelajaran yang dalam bagi semua orang tentang pentingnya kewaspadaan saat mengonsumsi makanan, bahkan dalam situasi yang terlihat sepele sekalipun.
Kepergian Cantika yang begitu tragis juga mengingatkan betapa rapuhnya kehidupan dan pentingnya pengawasan ketat terhadap anak-anak, bahkan dalam situasi yang sepertinya aman.
Semoga tragedi ini menjadi peringatan bagi semua orang untuk selalu berhati-hati dan waspada dalam setiap langkah kehidupan mereka, terutama ketika berkendara atau mengonsumsi makanan di dalam mobil. ***
Editor : Azril Arham