RadarBangkalan.id - Bulan Ramadhan, dengan segala keutamaannya, kembali menyapa umat Muslim di seluruh dunia.
Tak hanya sebagai masa menahan lapar dan haus, Ramadhan juga merupakan waktu yang istimewa bagi umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta melalui ibadah dan amal sholeh.
Di antara berkah 30 hari tersebut, malam-malam teristimewa menjadi titik fokus perhatian. Salah satunya adalah Lailatul Qadar, malam di mana Al-Qur'an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.
Keberkahan dan kekhusyukan malam ini selalu menjadi momen yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Baca Juga: Malam-Malam Terbaik: Prediksi Jadwal Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan 2024
Mengintip Jadwal Potensial Lailatul Qadar Ramadhan 2024
Meski hanya Allah SWT yang mengetahui secara pasti kapan Lailatul Qadar akan terjadi, para ulama telah memberikan perkiraan mengenai kemungkinan malam istimewa tersebut.
Berdasarkan penafsiran mayoritas ulama, Lailatul Qadar cenderung terjadi pada malam-malam ganjil dalam 10 hari terakhir Ramadhan.
Untuk membantu umat Muslim merencanakan ibadah, berikut adalah perkiraan jadwal Lailatul Qadar untuk Ramadhan 2024:
1. Malam ke-21 Ramadhan: Minggu, 31 Maret hingga Senin, 1 April dini hari.
2. Malam ke-23 Ramadhan: Selasa, 2 April hingga Rabu, 3 April dini hari.
3. Malam ke-27 Ramadhan: Sabtu, 6 April hingga Minggu, 7 April dini hari.
4. Malam ke-29 Ramadhan: Senin, 8 April hingga Selasa, 9 April dini hari.
Menurut Imam Syafi'i, malam-malam ganjil, terutama tanggal 21 dan 23 Ramadhan, memiliki potensi besar sebagai Lailatul Qadar.
Namun, mayoritas ulama lebih memperkirakan kemungkinan terbesar terjadi pada malam ke-27 Ramadhan.
Memanfaatkan Malam-Malam Terakhir Ramadhan dengan Bijak
Meskipun jadwal ini hanya perkiraan, keberkahan malam-malam terakhir Ramadhan tak boleh diabaikan.
Oleh karena itu, umat Muslim dihimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan memperbanyak ibadah, dzikir, dan doa.
Semua dilakukan dengan harapan meraih keberkahan dan ampunan-Nya di malam-malam penuh berkah ini.
Antisipasi dan kekhusyukan pun semakin memuncak di kalangan umat Muslim untuk menyongsong malam-malam istimewa ini.
Dengan penuh keberkahan dan harapan, mereka menanti momen berharga ini sebagai bentuk cinta dan pengabdian kepada Sang Pencipta yang Maha Esa.***
Editor : Raditya Mubdi