News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pacific Rim Uprising: Sekuel Penuh Aksi Monster Raksasa yang Lebih Besar dan Spektakuler

Ajiv Ibrohim • Jumat, 28 Juni 2024 | 20:50 WIB
Sinopsis Film Pasific Rim Uprising (Foto: ist)
Sinopsis Film Pasific Rim Uprising (Foto: ist)

Radarbangkalan.id – Pacific Rim Uprising merupakan kelanjutan dari film blockbuster 2013 yang membawa pertarungan epik antara manusia dan monster raksasa Kaiju, kembali hadir dengan ledakan yang lebih besar dan aksi yang lebih seru.

Film ini disutradarai oleh Steven S. DeKnight dan dibintangi oleh John Boyega, Scott Eastwood, Cailee Spaeny, Jing Tian, Adria Arjona, dan Zhang Jin, bersama Rinko Kikuchi, Charlie Day, dan Burn Gorman.

Sepuluh tahun setelah pertempuran sengit melawan Kaiju, Jake Pentecost, putra pahlawan legendaris Stacker Pentecost, hidup dengan mencuri dan menjual suku cadang Jaeger di pasar gelap.

Namun, kedamaian yang rapuh terancam ketika Kaiju kembali muncul, kali ini dengan kekuatan yang lebih dahsyat.

Baca Juga: Langkah Mudah Pesan Tiket Konser Bruno Mars 2024 via Livin' by Mandiri

Jake direkrut kembali ke Pan-Pacific Defense Corps (PPDC) dan ditugaskan untuk melatih generasi baru pilot Jaeger muda. Bersama rekannya, Nate Lambert, dan rekrutan baru Amara Namani, Jake harus mempersiapkan diri untuk pertempuran yang lebih besar dan lebih brutal.

Film ini menghadirkan beberapa Jaeger baru yang keren, seperti Gipsy Avenger yang dikemudikan oleh Jake dan Nate, serta Scrapper, Jaeger kecil milik Amara.

Ada pula Jaeger drone baru yang dikembangkan oleh Shao Corporation, yang memicu perdebatan sengit di antara para pemimpin PPDC.

Pacific Rim Uprising penuh dengan adegan aksi yang memukau dan efek visual yang luar biasa.

Pertarungan antara Jaeger dan Kaiju semakin seru dan menegangkan, dengan skala yang jauh lebih besar daripada film sebelumnya.

Film ini juga menawarkan cerita yang lebih kompleks dengan karakter yang lebih dalam dan pengembangan yang menarik.

Baca Juga: Harga Tiket Konser Bruno Mars di Jakarta Lebih Terjangkau Dibandingkan Malaysia dan Taiwan

Namun, film ini tidak luput dari kritik, beberapa penonton merasa bahwa ceritanya kurang fokus dan pengembangan karakternya tidak sekuat film pertama.

Ada pula yang merasa bahwa film ini terlalu berfokus pada aksi dan efek visual, sehingga kurang memberikan ruang untuk pengembangan cerita dan karakter.

Terlepas dari kekurangannya, Pacific Rim Uprising tetap menjadi film yang menghibur dan penuh dengan aksi.

Film ini adalah pilihan yang tepat bagi para penggemar film monster, film fiksi ilmiah, dan film laga yang penuh dengan adrenalin. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#Pacific Rim #pacific rim uprising #monster #aksi