Radarbangkalan.id - Menjelang perilisan Black Myth Wukong, video game AAA pertama dari Tiongkok, merek-merek ternama di negara tersebut seperti Lenovo Group, Luckin Coffee, dan Didi Bike berlomba-lomba menjalin kemitraan dengan judul yang sangat dinantikan ini.
Langkah ini diambil untuk memanfaatkan hype yang besar di kalangan para gamer domestik, yang berharap Black Myth Wukong menjadi hit global dan game terlaris pertama dari Tiongkok.
Black Myth: Wukong adalah permainan peran aksi yang dikembangkan oleh Game Science, sebuah studio yang berbasis di Hangzhou.
Terinspirasi dari novel klasik Tiongkok Journey to the West, game ini telah mendapatkan sambutan hangat, menjadikannya salah satu judul berperingkat tertinggi di Tiongkok.
Dengan kualitas yang dapat disandingkan dengan game-game terkenal seperti Diablo IV dari Activision Blizzard dan Halo Infinite dari Microsoft, Black Myth Wukong diyakini mampu bersaing di pasar global.
Tidak seperti game besar lainnya dari Tiongkok, Black Myth Wukong telah menghabiskan waktu bertahun-tahun dalam pengembangan, dengan sebagian besar anggarannya dialokasikan untuk grafis canggih, menjadikannya salah satu dari sedikit game Tiongkok yang masuk dalam kategori AAA.
Game ini pertama kali menarik perhatian pada tahun 2020 melalui demo reel berdurasi 13 menit yang menampilkan adegan pertarungan yang halus dan visual sinematik.
Baru-baru ini, trailer pra-peluncuran yang dirilis telah meningkatkan antusiasme lebih jauh, dengan lebih dari 14 juta penayangan di Bilibili dan 1 juta di YouTube.
Eric Wu, seorang mahasiswa di Universitas Guangzhou, adalah salah satu dari banyak gamer yang sangat menantikan perilisan game ini. Ia merasa bahwa Black Myth Wukong adalah game yang sangat berbeda dari yang pernah ia mainkan, karena sepenuhnya berbasis pada budaya Tiongkok.
Wu yang sudah melakukan prapemesanan untuk PlayStation 5, mengungkapkan antusiasmenya terhadap desain pertarungan, monster, serta grafis dan seni yang terinspirasi dari budaya Tiongkok.
Ors Xing, seorang mahasiswa di Universitas Kota Makau, juga berbagi kegembiraannya terhadap game ini.
Xing telah mengikuti perkembangan game ini sejak menonton demo reels tahun lalu dan yakin bahwa Black Myth Wukong akan menjadi game yang sukses di pasar.
Popularitas Black Myth Wukong telah menarik perhatian banyak perusahaan besar untuk menjalin kemitraan.
Luckin Coffee, pesaing Starbucks lokal, memulai promosi dengan menawarkan minuman spesial, tas tangan, dan kartu hadiah bertema Black Myth. Pengumuman di Weibo mengumpulkan lebih dari 396.000 like dan lebih dari 5.400 komentar.
Didi Bike, layanan berbagi sepeda dari Didi Chuxing, juga bekerja sama dengan Game Science untuk meluncurkan sepeda dengan dekorasi khusus yang terinspirasi dari game tersebut. Namun, detail mengenai ketersediaan sepeda ini belum diumumkan.
Lenovo, melalui merek PC gaming-nya, Legion, menjadi mitra global untuk Black Myth Wukong dengan menawarkan desktop dan laptop edisi khusus berdesain game tersebut, yang akan diluncurkan bersamaan dengan perilisan game.
Hingga saat ini, Black Myth Wukong telah menerima 54 ulasan dari para kritikus game profesional dengan skor 82 di Metacritic, menjadikannya salah satu game Tiongkok dengan peringkat tertinggi sepanjang masa.
Berbeda dengan game-game seperti Genshin Impact dan PUBG Mobile yang mengandalkan model bisnis gratis dengan penjualan item dalam game, Black Myth Wukong mengikuti model bisnis tradisional dengan harga jual $60 di Steam untuk pasar AS.
Meskipun game AAA dengan peringkat tertinggi di Metacritic masih didominasi oleh perusahaan Barat dan Jepang, seperti Elden Ring dan The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom, Black Myth Wukong menunjukkan potensi besar untuk bersaing di level global. ***