Radarbangkalan.id - Kabar mengejutkan datang dari Radja Nainggolan, mantan pemain Timnas Belgia berdarah Indonesia. Ia ditangkap kepolisian Belgia pada Senin (27/1/2025) terkait dugaan penyelundupan kokain.
Radja Nainggolan lahir di Antwerp, Belgia, pada 4 Mei 1988. Ia memiliki darah Indonesia, tepatnya dari suku Batak Toba di Sumatera Utara,
Baca Juga: Timnas Suriah U-20 Buktikan Diri Masih Terlalu Kuat untuk Indonesia U-20
yang diturunkan dari sang ayah, Marianus Nainggolan. Sedangkan darah Belgia diwarisi dari ibunya, Lizy Bogaerts.
Radja memiliki saudara kembar bernama Riana Nainggolan, yang juga berprofesi sebagai pesepakbola wanita.
Karier sepak bola Radja dimulai di klub Germinal Beerschot, di mana bakatnya menarik perhatian Piacenza, klub Serie B Italia.
Ia melakukan debut untuk tim senior Piacenza pada 28 Mei 2006 melawan Arezzo dan mencatat 38 penampilan selama kariernya di sana.
Pada 2010, Radja bergabung dengan Cagliari di Serie A. Penampilan apiknya membuat sejumlah klub besar Italia, termasuk AC Milan dan Inter Milan, tertarik kepadanya.
Baca Juga: Pelaku Mutilasi Perempuan dalam Koper di Ngawi Berhasil Ditangkap Polisi
Radja Nainggolan baru saja kembali ke Belgia setelah bergabung dengan Lokeren-Temse, klub Challenger Pro, usai meninggalkan Bhayangkara FC di akhir musim lalu.
Bersama Bhayangkara FC, ia bermain dalam 10 pertandingan dan mencetak satu gol.
Sepanjang kariernya di level klub, Radja telah mencatat 582 penampilan dan mencetak 67 gol.
Baca Juga: Pelaku Mutilasi Perempuan dalam Koper di Ngawi Berhasil Ditangkap Polisi
Editor : Ubaidillah