News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

UMKM Jadi Pilar Ekonomi Indonesia, Digitalisasi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Mohammad Sugianto • Minggu, 3 Agustus 2025 | 00:34 WIB
Ilustrasi pelaku UMKM antusias mengikuti pelatihan Penguatan Rantai Pasok Usaha Mikro dengan tujuan meningkatkan literasi digital dan kemampuan pemasaran
Ilustrasi pelaku UMKM antusias mengikuti pelatihan Penguatan Rantai Pasok Usaha Mikro dengan tujuan meningkatkan literasi digital dan kemampuan pemasaran

Radarbangkalan.id – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terbukti menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Saat krisis moneter 1998 melanda dan inflasi meroket, sektor UMKM tetap tangguh dan justru menjadi penggerak utama dalam pemulihan ekonomi rakyat.

Namun, pandemi Covid-19 membawa tantangan baru. Banyak UMKM, terutama yang masih mengandalkan sistem penjualan offline, mengalami penurunan pendapatan drastis. Hal ini menjadi peringatan bahwa adaptasi terhadap zaman menjadi hal yang tak bisa ditunda.

Menteri Koperasi dan UKM, Maman Abdurahman, menekankan bahwa UMKM bukan sekadar penopang ekonomi, melainkan simbol kemandirian, inovasi, dan daya juang masyarakat Indonesia. Ia juga mendorong pelaku UMKM agar mulai aktif dalam ekosistem digital demi memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.

“Ekosistem digital adalah keniscayaan. Suka tidak suka, pelaku UMKM harus mulai beradaptasi dengan teknologi,” tegas Maman dalam pernyataan resminya.

Ia menjelaskan, saat ini pasar sudah terbagi menjadi tiga segmen besar: pasar tradisional, pasar modern, dan pasar digital. Untuk bisa bertahan dan berkembang, UMKM perlu menjangkau ketiganya.

Menjawab tantangan ini, Gerai Lengkong bersama PT Finnet Indonesia (Finpay) berkolaborasi dalam acara bertajuk Penguatan Rantai Pasok Usaha Mikro di Gerai Lengkong, Tangerang Selatan. Acara ini bertujuan memberikan edukasi digital bagi pelaku UMKM, khususnya anggota Gerai Lengkong.

Founder Gerai Lengkong, Lista Hurustiati, mengapresiasi semangat pelaku UMKM yang tetap tangguh meski dihantam pandemi.

“UMKM bukan hanya penopang ekonomi, tapi juga cermin ketangguhan masyarakat. Namun, mereka tak bisa jalan sendiri. Kolaborasi nyata dan dukungan berkelanjutan sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Senada, Direktur Enterprise Business Finpay, Aziz Sidqi, menyatakan komitmen perusahaan dalam mendorong kemajuan UMKM.

“Kami tak hanya menyediakan layanan pembayaran digital, tapi juga mendukung pertumbuhan dan modernisasi UMKM sebagai kekuatan ekonomi kerakyatan,” kata Aziz.

Dengan semangat kolaborasi dan dorongan digitalisasi, UMKM diharapkan mampu berkembang lebih pesat, menembus pasar yang lebih luas, dan terus menjadi fondasi kuat ekonomi Indonesia di masa depan.

 

Editor : Mohammad Sugianto
#umkm indonesia #umkm #pilar ekonomi bangsa #Digitalisai umkm #ekonomi nasional #digitalisasi