News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Detik-Detik Kapal Pinisi Tenggelam di Komodo, Nahkoda Ungkap Posisi Pelatih Valencia CF

Ubaidillah • Senin, 29 Desember 2025 | 12:49 WIB
Foto: Mar Martinez Ortuno, istri pelatih Tim B Wanita Los Che, Valencia CF, Martin Carreras Fernando. Ia adalah korban selamat kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo, Manggarai Barat. (Ambrosius Ardin)
Foto: Mar Martinez Ortuno, istri pelatih Tim B Wanita Los Che, Valencia CF, Martin Carreras Fernando. Ia adalah korban selamat kapal wisata tenggelam di Labuan Bajo, Manggarai Barat. (Ambrosius Ardin)

Radarbangkalan.id - Kapal pinisi Putri Sakinah yang ditumpangi pelatih sepak bola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, tenggelam setelah dihantam gelombang di perairan Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Nahkoda kapal, Lukman, mengungkapkan posisi para penumpang saat kecelakaan laut tersebut terjadi.

Baca Juga: Viral Dugaan Pengusiran Nenek Elina, Kantor Ormas Madas Didatangi Massa

Menurutnya, Martin bersama tiga anaknya sedang tertidur di kabin yang berada di bagian lambung kapal.

Sementara itu, istri Martin, Mar Martinez Ortuno, serta satu anak perempuan mereka yang berusia tujuh tahun berada di kabin bagian atas.

Upaya Penyelamatan Saat Kapal Terus Tenggelam

Ketika kapal mulai kemasukan air, Mar dan anak perempuannya berhasil keluar dari kabin dan menyelamatkan diri.

Baca Juga: Dosen Diduga Meludahi Kasir, UIM Jadwalkan Sidang Komisi Disiplin

Namun, kondisi kapal yang terus menurun ke dalam laut membuat kru tidak mampu menjangkau Martin dan tiga anaknya.

"Kapal sudah terendam di laut," ujar Lukman melansir detikBali, Minggu (28/12/2025).

Lukman menjelaskan bahwa dirinya bersama kru kapal lain yang telah dievakuasi menggunakan sekoci sempat berupaya memberikan pertolongan. Mereka mengitari lokasi kapal yang tenggelam dengan harapan menemukan Martin dan ketiga anaknya.

"Sempat mutar-mutar (di laut) cari yang empat (Martin dan tiga anaknya). Ternyata masih dalam kabin. Tidak sempat mereka keluar. Mutar-mutar dengan sekoci sekitar lima menit begitu. Gelombang susul terus, kami juga mau terbalik dengan sekoci," jelas Lukman.

Baca Juga: Kasus Mayat Mahasiswi ULM Terungkap, Oknum Polisi Bunuh Korban karena Panik

Gelombang laut yang terus datang membuat proses evakuasi semakin berbahaya, sehingga upaya penyelamatan tidak dapat dilanjutkan. Tragedi kapal pinisi Putri Sakinah ini pun menjadi perhatian luas dan menyisakan duka mendalam.

Editor : Ubaidillah
#Martin Carreras Fernando #valencia cf #taman nasional komodo #Pulau Padar #nusa tenggara timur #kapal tenggelam