RadarBangkalan.id - Kabar duka meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026, mengguncang media sosial dan publik Tanah Air.
Di tengah suasana berkabung, muncul perbincangan liar yang menyeret istilah Whip Pink Gas sebagai dugaan penyebab kematian mendadak tersebut.
Whip Pink merupakan produk berisi gas Nitrous Oxide atau N2O yang secara legal digunakan dalam industri kuliner profesional.
Gas ini berfungsi sebagai pengisi alat whipped cream agar krim mengembang sempurna dan memiliki tekstur stabil.
Baca Juga: Mbappe Borong Gol, Real Madrid Geser Barcelona dari Puncak Klasemen La Liga
Dalam dunia medis, Nitrous Oxide juga dikenal sebagai anestesi ringan yang digunakan dalam kondisi terbatas dengan pengawasan ketat tenaga kesehatan.
Namun di luar fungsi tersebut, gas ini kerap disalahgunakan dengan cara dihirup untuk menimbulkan efek euforia singkat atau rasa teler.
Praktik ini dikenal dengan sebutan whippets di luar negeri dan dikategorikan berisiko tinggi bagi kesehatan manusia.
Baca Juga: Jadwal Awal Puasa Ramadan 2026, Ini Versi Muhammadiyah dan Kementerian Agama
Mengapa Whip Pink Dikaitkan dengan Kematian Lula Lahfah
Isu Whip Pink mencuat setelah beredar rumor overdosis zat tertentu menyusul kabar meninggalnya Lula Lahfah.
Warganet mengaitkan tren penyalahgunaan gas tawa yang disebut marak di pesta pribadi dan kelab malam.
Baca Juga: Selebgram Lula Lahfah Ditemukan Meninggal di Apartemen Jakarta Selatan, Polisi Lakukan Olah TKP
Spekulasi semakin kuat ketika beredar informasi bahwa bibir jenazah tampak membiru saat ditemukan. Secara medis, kondisi tersebut dikenal sebagai sianosis, yaitu keadaan kekurangan pasokan oksigen dalam tubuh.
Meski demikian, hingga kini keterkaitan Whip Pink dengan kematian Lula Lahfah belum terbukti secara hukum maupun medis.
Fakta dari Kepolisian dan Medis
Pihak kepolisian menyebut penyebab kematian sementara adalah henti jantung dan henti napas. Keluarga juga mengungkapkan bahwa Lula memiliki riwayat penyakit, di antaranya GERD, infeksi saluran kemih, serta batu ginjal.
Baca Juga: Sosok Farida Nurhan, YouTuber Kuliner yang Sukses Raup Miliaran Rupiah
Pada awal Januari 2026, Lula sempat menjalani perawatan rumah sakit akibat kondisi kesehatannya yang menurun.
Polda Metro Jaya menegaskan belum menemukan bukti adanya penyalahgunaan Whip Pink maupun narkoba di lokasi kejadian.
Autopsi lanjutan masih diperlukan untuk memastikan penyebab kematian secara komprehensif dan objektif.
Baca Juga: Zul Zivilia Bersyukur Istri Tetap Setia Menanti Selama Jalani Vonis 18 Tahun
Sementara itu, jenazah Lula Lahfah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Rawa Trate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu siang sekitar pukul 12.20 WIB.
Editor : Ubaidillah