News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Profil Zhang Zhi Jie: Bintang Muda China yang Meninggal saat Bertanding di AJC 2024

Ajiv Ibrohim • Senin, 1 Juli 2024 | 18:16 WIB
Tangkapan layar dari akun X @PBDjarum.
Tangkapan layar dari akun X @PBDjarum.

Radarbangkalan.id – Zhang Zhi Jie, nama yang kini dirundungi duka oleh dunia bulutangkis.

Pebulu tangkis muda asal Tiongkok ini mengembuskan nafas terakhirnya di Yogyakarta, Indonesia, pada Minggu (30/6) malam WIB, di usianya yang baru menginjak 17 tahun.

Zhi Jie ambruk di lapangan saat bertanding melawan tunggal putra Jepang, Kazuma Kawano, di ajang Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2024, tim medis segera memberikan penanganan darurat, namun nyawanya tak tertolong.

Kematian Zhi Jie meninggalkan duka mendalam bagi dunia bulutangkis, terutama di Tiongkok, yang kehilangan salah satu calon bintang mudanya.

Baca Juga: Duka Menyelimuti Badminton Asia Junior 2024: Atlet Muda China Zhang Zhi Jie Meninggal Dunia

Bakat Sejak Dini dan Prestasi Gemilang

Lahir di Jiaxing, Provinsi Zhejiang, pada tahun 2007, bakat Zhi Jie dalam bulutangkis sudah terlihat sejak ia masih duduk di bangku TK.

Bakatnya kemudian diasah di Sekolah Dasar Fucheng di bawah bimbingan gurunya, Li Wei.

Kegigihan dan bakat Zhi Jie mengantarkannya ke sekolah olahraga pemuda Jiaxing, dan kemudian ke tim provinsi Zhejiang. Prestasinya pun mulai bermunculan.

Pada tahun 2022, ia berhasil menjuarai kejuaraan nasional bulutangkis usia 15-17 tahun.

Di level junior, Zhi Jie menorehkan berbagai prestasi gemilang, dia pernah menjadi juara tunggal putra Grup B kejuaraan remaja nasional pada tahun 2023.

Puncaknya, ia meraih gelar juara di kejuaraan dunia junior di Belanda pada tahun 2024.

Baca Juga: Pebulutangkis Muda China Zhang Zhi Jie Meninggal Dunia di AJC 2024

Zhi Jie diprediksi sebagai salah satu calon tunggal putra berprestasi Tiongkok di masa depan.

Dia digadang-gadang mampu meneruskan tradisi Tiongkok dalam melahirkan pemain-pemain tunggal putra yang mendunia.

Kepergian yang Menyakitkan

Namun, takdir berkata lain, di tengah gemilangnya karir juniornya, Zhi Jie harus meninggalkan dunia ini untuk selamanya.

Kematiannya di lapangan saat bertanding menjadi momen memilukan bagi dunia bulutangkis.

Kepergian Zhi Jie meninggalkan lubang besar di dunia bulutangkis, terutama di Tiongkok.

Ia telah menunjukkan potensinya sebagai bintang muda yang bersinar, namun masa depannya yang cemerlang harus terhenti secara tragis.

Kematian Zhang Zhi Jie menjadi pengingat bagi kita semua tentang betapa berharganya kehidupan.

Di tengah usaha dan perjuangan, kesehatan dan keselamatan adalah hal yang utama.

Kita doakan semoga keluarga Zhi Jie diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

Baca Juga: Mohammed Rashid: Perjalanan Baru Bersama Persebaya Surabaya

Informasi Tambahan:

  • Zhang Zhi Jie lahir di Jiaxing, Provinsi Zhejiang, Tiongkok pada 30 Januari 2007.
  • Ia meninggal dunia pada 30 Juni 2024 di Yogyakarta, Indonesia, pada usia 17 tahun.
  • Prestasi:
    • Juara Kejuaraan Nasional Bulutangkis Usia 15-17 Tahun (2022)
    • Juara Tunggal Putra Grup B Kejuaraan Remaja Nasional (2023)
    • Juara Kejuaraan Dunia Junior (2024)
  • Meninggal dunia setelah kolaps di lapangan saat bertanding melawan Kazuma Kawano di BAJC 2024.
Editor : Ajiv Ibrohim
#Ajc 2024 #china #Zhang Zhi Jie meninggal #Zhang Zhi Jie