Radarbangkalan.id - China berhasil menyalip Amerika Serikat dalam klasemen medali menjelang penutupan Olimpiade Paris 2024. Indonesia, yang kini hanya menyisakan satu wakil, kembali turun peringkat.
Pada Sabtu (10/8), sebanyak 39 medali emas dari 21 cabang olahraga diperebutkan, termasuk angkat besi, atletik, basket, bersepeda trek, bola tangan, breakdance, golf, gulat, kano sprint,
menyelam, panjat tebing, pentatlon, polo air, renang artistik, senam ritmik, sepak bola, taekwondo, tenis meja, tinju, voli, dan voli pantai.
China menduduki urutan teratas dengan total 39 medali emas, 27 perak, dan 24 perunggu. Negara Tirai Bambu ini menambah enam medali emas pada Sabtu dari renang artistik, senam ritmik, tinju, menyelam, tenis meja, dan angkat besi.
Amerika Serikat berada di posisi kedua dengan 38 medali emas, 42 perak, dan 42 perunggu. Negeri Paman Sam menambah lima medali emas dari atletik (3), sepak bola putri, dan basket putra.
Peraih Emas Lain
Tiga negara menambah tiga medali emas pada hari ke-15: Norwegia (atletik, bola tangan, angkat besi), Uzbekistan (tinju (2), gulat), dan Selandia Baru (kano, golf, atletik).
Lima negara lainnya menambah dua medali emas: Georgia (angkat besi, gulat), Jepang (atletik, gulat), Kanada (breakdance, kano), Kenya (atletik (2)), dan Prancis (voli, taekwondo).
Sembilan negara tambahan yang memperoleh medali emas adalah Ceko (kano), Ethiopia (atletik), Iran (taekwondo), Mesir (pentatlon), Portugal (bersepeda), Slovenia (panjat tebing), Spanyol (polo air), Swedia (voli pantai), dan Taiwan (tinju).
Posisi Negara Asia Tenggara
Filipina melorot ke posisi 35 dengan 2 medali emas dan 2 perunggu, disusul Indonesia di urutan 37 dengan 2 medali emas dan 1 perunggu. Satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa adalah Nurul Akmal di cabang angkat besi +81 kg yang akan bertanding sore ini.
Thailand menempati peringkat 42 dengan 1 medali emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Malaysia berada di urutan 80 dengan dua perunggu, sementara Singapura dengan 1 perunggu duduk di peringkat 82.
Editor : Ubaidillah