Radarbangkalan.id - Atlet para renang Indonesia, Syuci Indriani, berhasil melaju ke babak final 100 meter gaya kupu-kupu klasifikasi S14 di Paralimpiade Paris 2024.
Syuci finis di posisi keempat dalam perlombaan heat 1 yang berlangsung di La Defense Arena pada Kamis.
Syuci mencatatkan waktu 1 menit 09,71 detik, berada di bawah tiga finalis lainnya dari Hong Kong, Britania Raya, dan Jepang.
Chan Yui Lam dari Hong Kong mencatatkan waktu tercepat dengan 1 menit 04,32 detik, diikuti oleh Newman-Baronius dari Britania Raya dengan 1 menit 05,30 detik, dan Aira Kinoshita dari Jepang dengan 1 menit 06,67 detik.
Waktu yang dicatatkan Syuci sangat tipis bersaing dengan atlet para renang asal Australia, Ruby Storm,
yang hanya terpaut 0,07 detik. Storm mencatatkan waktu 1 menit 09,78 detik dan gagal lolos ke final.
Syuci akan kembali berlomba di babak final yang dijadwalkan pada pukul 23.42 WIB atau Kamis sore waktu setempat.
Ia akan bersaing dengan tujuh atlet para renang lainnya, termasuk empat atlet dengan catatan waktu terbaik dari Heat 2 untuk nomor 100 meter gaya kupu-kupu S14.
Syuci menempati posisi ke delapan dalam daftar finalis dengan catatan waktu terakhir. Atlet dengan catatan waktu lebih baik dari Syuci adalah Louise Fiddes dari Britania Raya,
yang mencatatkan waktu 1 menit 07,91 detik. Poppy Maskill dari Britania Raya mencatatkan waktu tercepat di Heat 2 dengan 1 menit 03,66 detik.
Syuci menargetkan untuk memecahkan rekor pribadinya di final nanti, dengan harapan melampaui catatan waktunya di Asian Para Games 2023.
Baca Juga: Protes Mahasiswa di Makassar Berujung Kekerasan: Tuntut Evaluasi Terhadap Aparat Kepolisian
Rekor pribadi terbaik Syuci saat ini adalah 1 menit 09,66 detik, yang diraih di Asian Para Games Hangzhou tahun lalu.
Selain Syuci, kontingen Indonesia juga memiliki atlet para renang andalan lainnya di Paralimpiade Paris,
yaitu Jendi Pangabean dan Maulana Rifky Yavianda. Jendi Pangabean akan berlaga di nomor 100 meter gaya punggung klasifikasi S9, dan telah berpartisipasi dalam ajang Paralimpiade sejak Rio 2016.
Sementara itu, Maulana Rifky Yavianda, yang merupakan pendatang baru di Paralimpiade, membawa optimisme tinggi setelah mencetak prestasi gemilang di Asian Para Games 2022 di Hangzhou dengan meraih dua medali emas dan satu perak.
Rifky akan berlaga di nomor 100 meter gaya punggung klasifikasi S12 dan 100 meter gaya bebas klasifikasi S12.