RadarBangkalan.id - Asnawi Mangkualam menjadi perbincangan hangat di media sosial, khususnya di platform X, usai gagal tampil optimal saat membela Timnas Indonesia dalam pertandingan melawan China pada Selasa (15/10/2024). Laga yang berakhir dengan kekalahan 1-2 untuk Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini membuat Asnawi mendapat sorotan tajam dari netizen karena penampilannya dinilai tidak maksimal.
Kembali Sebagai Starter dan Kapten
Asnawi Mangkualam, pesepakbola berusia 25 tahun yang bermain untuk klub Thailand, Port FC, akhirnya kembali dipercaya untuk tampil sebagai starter setelah sebelumnya hanya menjadi cadangan dalam tiga laga awal Grup C. Tak hanya itu, ia juga diberi kepercayaan lebih besar dengan kembali mengenakan ban kapten untuk memimpin Timnas Indonesia di laga krusial ini.
Namun, ekspektasi tinggi yang ditempatkan pada Asnawi tak berbuah hasil. Meski dipercaya tampil sejak awal, Asnawi terlihat kesulitan menemukan ritme permainannya. Sepanjang 90 menit laga, Asnawi beberapa kali kehilangan bola di momen-momen krusial, sehingga memberikan kesempatan kepada tim lawan untuk melancarkan serangan balik cepat.
Gagal Tampilkan Performa Maksimal
Sepanjang pertandingan, Asnawi sering terlihat kurang tenang dalam mengolah bola. Ketika mencoba untuk melewati pemain-pemain China, ia beberapa kali gagal mempertahankan bola, sehingga transisi dari bertahan ke menyerang menjadi terganggu. Selain itu, kontribusinya dalam bertahan juga dianggap kurang maksimal. Beberapa kali ia terlihat meninggalkan ruang yang terlalu jauh antara dirinya dengan bek tengah Indonesia, Mees Hilgers, sehingga memudahkan pemain China untuk mengeksploitasi celah di sisi kanan pertahanan Indonesia.
Penampilan yang di bawah standar ini akhirnya membuat Asnawi menjadi sorotan netizen. Banyak penggemar sepak bola Indonesia yang mengungkapkan kekecewaan mereka di media sosial, menjadikan nama Asnawi trending topic di X. Kritik datang dari berbagai sudut, mulai dari kurangnya kontribusi ofensif hingga ketidakmampuannya untuk menjaga lini belakang dengan baik.
Banjir Kritik dari Netizen
Sejumlah netizen merasa Asnawi tidak mampu membayar kepercayaan yang diberikan pelatih Shin Tae-yong. Sebagai kapten, ia diharapkan bisa menjadi pemimpin di lapangan dan memberikan contoh permainan yang solid. Namun, kegagalannya dalam memaksimalkan peluang dan mengorganisir pertahanan membuatnya menjadi sasaran kritik tajam.
"Kecewa banget sama Asnawi, jadi kapten tapi mainnya tidak ada impact sama sekali. Banyak buang-buang bola," tulis salah satu pengguna X.
"Asnawi harusnya jadi penggerak tim, tapi malah sering salah ambil keputusan. Sayang banget," ujar netizen lainnya.
Masih Ada Waktu untuk Perbaikan
Meski begitu, beberapa pendukung masih memberikan dukungan kepada Asnawi. Mereka berharap ia bisa segera bangkit dan memperbaiki performanya di laga-laga selanjutnya. Bagaimanapun, pertandingan melawan China ini hanya satu dari sekian banyak pertandingan penting yang akan dihadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Semangat, Asnawi. Kami tahu kamu bisa lebih baik lagi! Jadikan ini pelajaran untuk pertandingan berikutnya," ujar salah satu pendukung yang optimis.
Kesimpulan
Penampilan Asnawi Mangkualam di laga melawan China mungkin tidak sesuai harapan, tetapi kritikan yang diterimanya di media sosial menunjukkan betapa tingginya ekspektasi para pendukung terhadapnya. Sebagai pemain senior dan kapten Timnas Indonesia, Asnawi memiliki tanggung jawab besar untuk tampil konsisten dan memimpin tim dengan baik. Kekalahan dari China tentu menjadi evaluasi penting, baik bagi Asnawi maupun seluruh skuad Garuda, untuk tampil lebih solid di laga-laga mendatang.