News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Nova Arianto Beberkan Penyebab Kekalahan Timnas U-17 Indonesia dari Korea Utara

Ubaidillah • Rabu, 16 April 2025 | 00:46 WIB
Para pemain timnas U-17 Indonesia melawan Korea Utara di perempat final Piala Asia U-17 2025 di King Abdullah Sports City Hall Stadium, Taif, Senin (14/4/2025).
Para pemain timnas U-17 Indonesia melawan Korea Utara di perempat final Piala Asia U-17 2025 di King Abdullah Sports City Hall Stadium, Taif, Senin (14/4/2025).

Radarbangkalan.id - Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Nova Arianto, mengungkapkan penyebab tim asuhannya menelan kekalahan telak dari Korea Utara U-17 di perempat final Piala Asia U-17 2025.

Baca Juga: 10 HP Terbaik Harga 2 Jutaan Terbaru April 2025

Timnas U-17 Indonesia harus menelan kekalahan 0-6 dari Korea Utara dalam babak delapan besar Piala Asia U-17 2025, di King Abdullah Sports City Hall Stadium, Jeddah, Senin (14/4/2025).

Tim Merah Putih dibuat tak berkutik dalam laga perempat final Piala Asia U-17 2025. Bahkan Timnas U-17 Indonesia langsung digempur habis-habisan oleh Korea Utara sejak menit pertama.

Gawang skuad Garuda Asia bahkan berhasil dibobol oleh Korea Utara pada menit ke-7, dan setelah kebobolan tersebut,

I Putu Panji Apriawan dan kawan-kawan kesulitan keluar dari tekanan, hingga akhirnya pertahanan mereka dibombardir oleh para pemain Korea Utara.

Tim Merah Putih bahkan kesulitan membangun serangan, sehingga Timnas U-17 Indonesia pun menelan kekalahan dan harus mengakui keunggulan tim lawan.

Dengan kekalahan ini, Timnas U-17 Indonesia pun tersingkir dari Piala Asia U-17 2025. Tim asuhan Nova Arianto harus pulang dan hanya boleh puas dengan berakhir di babak delapan besar Piala Asia U-17 2025 ini.

Setelah menelan kekalahan telak ini, Nova Arianto berbicara terkait performa para pemainnya. Pelatih berusia 45 tahun tersebut mengaku senang bisa menghadapi tim hebat seperti Korea Utara.

Baca Juga: 10 HP Terbaik Harga 2 Jutaan Terbaru April 2025

Namun, sebagai pelatih ia mengaku sebenarnya mengharapkan Mathew Baker dan kawan-kawan bisa meraih hasil maksimal. Akan tetapi, mereka dipaksa puas dengan kekalahan telak ini.

Untuk itu, Nova pun mencoba legowo dengan hasil tersebut dan berusaha akan memperbaiki kekurangan tim ke depannya. Apalagi Timnas U-17 Indonesia juga dipastikan telah lolos ke Piala Dunia U-17 2025.

"Saya juga bersyukur atas kesempatan bermain melawan tim seperti Korea Utara," ujar Nova Arianto sebagaimana dikutip BolaSport.com dari laman resmi AFC, Selasa (15/4/2025).

"Kami mengharapkan hasil yang baik, tetapi apa pun bisa terjadi dalam sepak bola," ucapnya.

Penyebab dari kekalahan ini mungkin para pemain sedikit terganggu atau gugup.

Apalagi Timnas U-17 Indonesia telah memastikan diri menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara yang lolos ke Piala Dunia U-17 2025.

Baca Juga: 10 HP Terbaik Harga 2 Jutaan Terbaru April 2025

Nova memang tak mengungkapkan secara gamblang penyebabnya. Namun, ia mengakui timnya sedikit terganggu dengan posisi Timnas U-17 Indonesia di Piala Dunia U-17 2025.

Posisi ini memang telah diincar oleh para pemain Timnas U-17 Indonesia. Akan tetapi, dengan memastikan lolos ke Piala Dunia U-17 2025 ini, beban yang dirasakan tentu semakin tinggi, karena lawan yang akan dihadapi juga semakin berat.

Untuk itu, Nova mengungkapkan kemungkinan tersebut yang terjadi saat skuad Garuda Asia melawan Korea Utara.

"Mungkin tim sedikit terganggu dengan posisi kami di Piala Dunia U-17 FIFA Qatar 2025," kata Nova Arianto.

Meski demikian, Nova tetap memuji para pemainnya yang telah menunjukkan perkembangan luar biasa.

Menurutnya, perkembangan ditunjukkan Evandra Florasta dan kawan-kawan karena bisa menjalani pertandingan di turnamen penuh gengsi di Piala Asia U-17 2025 ini.

Untuk itu, ia tetap merasa senang melihat perkembangan para pemainnya di ajang dua tahunan ini.

"Namun, kami telah berkembang sebagai hasil dari bermain di turnamen tingkat tinggi seperti ini," tuturnya.

Editor : Ubaidillah
#Timnas U 17 Indonesia #Timnas U 17 #Piala Asia U 17 2025 #indonesia vs korea utara