SAMPANG, RadarBangkalan.id – Pemberian reward terhadap atlet peraih medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur belum jelas.
Versi disporabudpar, pemberian reward merupakan kewenangan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sampang.
Kabid Pemuda Olahraga Disporabudpar Sampang Isma Ulfah mengatakan, kewenangan pemberian reward terhadap atlet porprov bukan wewenang instansinya, melainkan kewenangan KONI Sampang.
”Kewenangan pemberian reward semuanya bergantung KONI untuk peraih medali Porprov Jatim,” ujarnya.
Menurutnya, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait penambahan anggaran hibah untuk KONI. Termasuk tambahan anggaran dari PAK.
”Biasanya untuk penambahan anggaran dari tim anggaran (timgar) kami diberi informasi. Tapi, sampai saat ini kami belum menerima informasi tambahan anggaran untuk KONI itu,” katanya.
Ketua KONI Sampang Abd. Wasik mengatakan, para peraih medali porprov saat ini belum diberikan reward.
Pihaknya tengah mengupayakan pengajuan pada PAK. ”Kami masih menunggu hasil dari PAK,” paparnya.
Wasik mengatakan, pihaknya sudah mengajukan tambahan anggaran untuk PAK yang akan dialokasikan untuk reward atlet porprov.
Anggaran yang diajukan sebesar Rp 20 juta–Rp 25 juta. ”Anggaran itu nanti akan kami alokasikan untuk pemberian reward pada atlet,” terangnya. (bai/luq)
Editor : Ina Herdiyana