PAMEKASAN, Radarbangkalan.id – Prestasi membanggakan kembali diraih atlet Pamekasan di ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII 2025 yang berlangsung di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Dua atlet dari Asosiasi Seni Tarung (Asta) Pamekasan, Johand Budiman dan Nor Hasan, sukses menyumbang medali emas dan perunggu untuk Jawa Timur.
Bertanding di Gedung Turide, Mataram, Johand Budiman tampil gemilang dalam laga penuh ketegangan. Ia berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan atlet unggulan dari Papua Tengah di babak semifinal—yang sempat diwarnai insiden kericuhan.
Di final, Johand menghadapi perwakilan tuan rumah NTB dan sukses mengunci kemenangan melalui duel sengit. “Meski berlangsung sengit, alhamdulillah, anak-anak bisa menjaga fokus dan menyelesaikannya dengan baik,” ujar Abisibah, pelatih Asta Pamekasan.
Sementara itu, Nor Hasan juga menunjukkan performa luar biasa. Ia berhasil merebut medali perunggu setelah melalui beberapa pertandingan menegangkan sejak babak penyisihan. Prestasi keduanya mendapat apresiasi dari Ary Budiarto, ofisial tim Asta Pamekasan. Ia menyebut pencapaian tersebut sebagai motivasi besar bagi atlet muda di Pamekasan. “Ini bukan sekadar medali, tapi semangat bagi atlet-atlet muda lain di Pamekasan bahwa kita bisa bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” tegas Ary.
Raihan medali emas dan perunggu ini memperpanjang daftar prestasi olahraga Pamekasan di ajang nasional. Konsistensi, semangat juang tinggi, dan dukungan penuh dari pelatih serta tim ofisial menjadi kunci sukses atlet Asta dalam Fornas VIII NTB 2025.(afg/luq)
Editor : Mohammad Sugianto