PAMEKASAN – Malam yang mestinya jadi panggung kebangkitan justru berubah pilu bagi Madura United (MU).
Bermain di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan pada Minggu (30/11) malam, Laskar Sape Kerrap takluk telak 1–4 dari Persib Bandung dalam lanjutan pekan ke-14 BRI Super League 2025/2026.
Persib Bandung langsung menekan sejak awal laga dan unggul lewat gol Luciano Guaycochea pada menit ke-26, disusul sundulan Federico Barba jelang turun minum.
MU tertinggal dua gol di babak pertama dan kesulitan keluar dari tekanan lini tengah Maung Bandung.
MU sempat memberi harapan ketika Joao Balotelli memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti pada menit ke-69.
Namun, harapan itu hanya bertahan sesaat. Persib Bandung langsung membalas lewat gol Uilliam Barros dan Thom Haye dalam rentang empat menit untuk mengunci kemenangan 4–1.
Pelatih MU Carlos Parreira mengakui timnya kalah kualitas di beberapa momen krusial. Namun, dia menegaskan bahwa duel hangat kontra Persib Bandung itu tetap memberi banyak pelajaran bagi anak asuhnya.
Parreira mengeklaim bahwa anak didiknya telah menunjukkan progres. Banyak hal yang bisa dipelajari dari pertandingan tersebut.
Pelatih asal Brasil itu juga menyebut tekanan yang terus diberikan Persib Bandung membuat konsentrasi timnya sempat goyah.
Meski demikian, dia tetap memberikan apresiasi pada semangat bertanding para pemain. ”Saya bangga dengan spirit pemain. Mereka tidak menyerah sampai akhir. Ini bagian dari proses yang harus kami jalani,” tegasnya.
Di sisi lain, pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menilai kunci kemenangan timnya adalah disiplin menjalankan strategi dan efektivitas penyelesaian akhir.
Dia juga tidak menutup mata terhadap perlawanan Madura United, khususnya di awal babak kedua.
”MU punya pemain bagus dan sempat menyulitkan. Tapi, kami bisa mengontrol pertandingan dan memanfaatkan peluang dengan baik,” ujar Hodak.
Persib Bandung berada di posisi ketiga klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Sementara, MU tertahan di posisi ke-13.
Kekalahan atas Persib Bandung kembali menampar MU di kandang sendiri. Setelah sempat memberi harapan lewat kemenangan sebelumnya, Sape Kerrap kembali kehilangan momentum di hadapan publiknya. Lini pertahanan yang kembali rapuh menjadi catatan utama. (afg/han)
Editor : Ina Herdiyana