SAMPANG – Persatuan Sepak Bola Sampang (Persesa) resmi memastikan diri tidak ikut ambil bagian dalam kompetisi Liga 4 Jawa Timur (Jatim) tahun ini.
Keputusan tersebut menjadi langkah strategis manajemen untuk memaksimalkan pembinaan pemain lokal guna menghadapi musim kompetisi berikutnya.
Sekretaris Persesa Sampang Edi Purnawan menjelaskan, Liga 4 Jatim rencananya segera digelar dalam waktu dekat.
Berdasarkan surat edaran dari Asosiasi Sepak Bola Provinsi (Asprov) PSSI Jatim, kompetisi kasta keempat tersebut akan dimulai pada Minggu (7/12) mendatang.
”Babak penyisihan Liga 4 sudah bakal dilaksanakan mulai bulan ini,” tuturnya saat ditemui Jawa Pos Radar Madura.
Namun, di tengah persiapan sejumlah klub daerah, Persesa justru memilih menepi untuk sementara waktu.
Edi menegaskan bahwa absennya tim berjuluk Laskar Trunojoyo itu bukan tanpa alasan. Manajemen telah melakukan pembahasan mendalam sebelum mengambil keputusan tersebut.
Menurut Edi, saat ini Persesa tengah berfokus untuk membangun fondasi tim yang lebih kuat dengan memprioritaskan pemain asli daerah.
Klub menilai, kompetisi tahun ini belum menjadi momentum tepat untuk tampil setelah beberapa evaluasi internal dilakukan.
”Kami tengah berupaya menyiapkan pemain untuk Liga 4 berikutnya. Fokus kami sekarang adalah regenerasi,” jelasnya.
Sebagai langkah konkret, Persesa menggandeng Askab PSSI Sampang untuk menggelar kejuaraan lokal sebagai wadah penjaringan pemain muda.
Baca Juga: Usung Filosofi Sepak Bola Menyerang, Perseba Optimistis Menuju Pertandingan Liga 4 Jatim
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung mulai Senin (8/12) di lapangan Sampang Sport Center (SSC) dan akan diikuti sejumlah klub dengan kategori pemain U-17.
”Kejuaraan ini bakal diikuti oleh beberapa klub. Semua peserta adalah pemain usia 17 tahun. Dari situ kami bisa melihat potensi daerah,” paparnya.
Melalui ajang ini, Persesa berharap dapat menemukan talenta-talenta muda yang nantinya dibina secara berkelanjutan.
Edi menyebut, pemain yang lolos seleksi akan masuk dalam program pembinaan jangka panjang untuk mempersiapkan skuad menghadapi Liga 4 musim depan.
”Pemain hasil kejuaraan lokal akan kami bina lebih lanjut. Targetnya, mereka siap diturunkan pada kompetisi Liga 4 musim depan,” imbuhnya.
Di sisi lain, rencana Persesa untuk memakai seluruh pemain lokal musim depan menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta kejuaraan. Antusiasme klub-klub lokal disebut meningkat setelah pengumuman resmi dari askab.
”Kami ingin musim depan Persesa benar-benar menjadi representasi putra daerah. Karena itu, seleksi melalui kompetisi lokal menjadi langkah paling tepat,” pungkas Edi.
Dengan keputusan absen tahun ini, Persesa berharap dapat memaksimalkan waktu yang ada untuk pembenahan internal sekaligus pembinaan pemain.
Klub menargetkan tampil lebih siap, solid, dan kompetitif pada Liga 4 musim mendatang. (bai/han)
Editor : Ina Herdiyana