PAMEKASAN – Cabang olahraga (cabor) Wushu Sanda bersiap tampil dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2025. Para atlet mulai ditempa di pusat latihan kabupaten (puslatkab).
Pelatih Wushu Sanda Pamekasan Achmad Mahfud menyatakan, atletnya terus ditempa dengan latihan teknik, fisik, dan mental dengan disiplin tinggi.
Selain itu, mereka juga dibekali motivasi dan dorongan agar tetap fokus serta berlatih maksimal.
”Tidak ada juara tanpa latihan yang keras. Latihan harus disiplin dan konsisten agar bisa tampil maksimal dan membawa nama baik Kabupaten Pamekasan,” ungkap Mahfud.
Ada empat atlet yang disiapkan tampil dalam kejuaraan yang akan digelar di Malang Jumat hingga Senin (19–22/12) itu.
Yaitu, Salman Al-Farizi akan tampil di under 55 kg, under 60 junior ada Bayu Sakta Randika, under 60 senior Burhanul Majid, dan Gazali di under 65 kg.
Para atlet ditarget dapat naik podium dengan membawa pulang dua medali emas agar mengharumkan nama Pamekasan dalam kejuaraan bergengsi di tingkat provinsi tersebut.
Khususnya bagi atlet yang turun di kelas under 55 dan 60 kg. ”Para atlet yang kami turunkan sudah punya rekam jejak juara. Salman juara dua nasional di muay thai dan Majid juara satu pencak silat PSHT, juga tingkat nasional” sebutnya.
Mahfud meyakini atlet andalannya mampu bersaing dengan atlet dari kabupaten/kota lain.
Keyakinan itu didasari pada proses latihan yang mereka jalani dengan pengawasan ketat, baik dalam penguatan fisik maupun pembinaan mental.
”Latihan dilakukan setiap hari tanpa jeda. Harapan kami, mereka dapat tampil dengan performa terbaik dan mampu mempersembahkan hasil yang maksimal,” pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Ina Herdiyana