RadarBangkalan.id – Derbi Suramadu antara Madura United (MU) dan Persebaya Surabaya dipastikan berlangsung tanpa kehadiran penonton.
Duel sarat gengsi itu akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Sabtu (3/1), dengan status laga tertutup.
Keputusan tersebut diambil sebagai langkah antisipatif demi menjaga keamanan pertandingan.
Safety and Security Officer Madura United Sapto Wahyono menegaskan bahwa kebijakan laga tanpa penonton mengacu pada regulasi PSSI yang melarang kehadiran suporter tim tamu.
”Tujuannya, meminimalkan risiko yang berpotensi merugikan klub. Kami belajar dari pengalaman sebelumnya terkait sanksi denda. Meski tanpa penonton, pengamanan tetap disiapkan maksimal dengan melibatkan personel TNI dan Polri,” ujarnya.
Manajemen Madura United pun menyampaikan permohonan maaf kepada publik Madura atas kebijakan tersebut.
Meski demikian, dukungan moral dari rumah tetap diharapkan mengalir demi menambah semangat juang Laskar Sape Kerrap untuk mengamankan poin di kandang.
Secara statistik, laga ini menjadi ujian berat bagi MU. Dalam empat pertemuan terakhir, Madura United hanya sekali meraih kemenangan atas Persebaya.
Dua laga lainnya dimenangi Bajul Ijo, sementara satu pertandingan berakhir imbang. Bahkan, pada musim lalu, MU harus mengakui keunggulan Persebaya dengan skor 1–2 di kandang sendiri.
Performa terkini juga belum sepenuhnya berpihak pada MU. Dalam lima pertandingan terakhir, Lulinha dan kawan-kawan mencatat dua kemenangan dan tiga kekalahan.
Sementara Persebaya tampil lebih stabil dengan satu kemenangan dan empat hasil imbang.
Baca Juga: Enzo Maresca Resmi Tinggalkan Chelsea, The Blues Awali 2026 Tanpa Pelatih
Absennya penonton jelas menjadi kerugian tersendiri bagi Madura United. Dukungan langsung dari tribun selama ini kerap menjadi energi tambahan untuk menekan mental lawan.
Tanpa gemuruh stadion, Sape Kerrap dipaksa mencari cara lain untuk menggertak, kali ini, dari dalam lapangan. (afg/han)
Editor : Ina Herdiyana