RadarBangkalan.id – Perseba Bangkalan meraih hasil kurang memuaskan di laga perdana babak 32 besar Liga 4 Jawa Timur.
Laskar Ke’ Lesap ditahan imbang 1-1 oleh Baruna Nusantara saat bertanding di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Senin (5/1).
Tim tuan rumah sempat unggul lebih dulu di menit ke-20 lewat gol yang dicetak Fadilah Akbar. Keunggulan tersebut bertahan hingga babak pertama usai.
Baruna Nusantara baru berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua lewat titik 12 pas. Dengan hasil itu, kedua tim harus rela berbagi angka.
Pelatih Perseba Bangkalan Wimba Sutan Fanosa mengaku tidak puas dengan hasil imbang yang diraih timnya di laga perdana. Sebab, peserta bertindak sebagai tim tuan rumah.
Harusnya, Fadilah Akbar dan kawan-kawan mampu meraih tiga angka atas tim lawan. ”Hasil draw di kandang sama dengan kalah,” ujarnya.
Meski begitu, dia mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang dianggap sudah cukup baik. Taktik dan instruksi yang diberikan sudah diterapkan. Bahkan, Perseba mampu unggul lebih dulu dari tim lawan.
Meskipun Baruna Nusantara pada akhirnya menyamakan kedudukan melalui titik penalti.
”Bola-bola set piece tidak bisa dipelajari. Tapi, skema main dan strategi yang kami berikan sudah dilaksanakan oleh anak-anak,” sambung mantan pemain Semen Padang itu.
Wimba menyatakan, Perseba seharusnya mampu mencetak lebih dari satu gol. Sebab, banyak peluang yang mampu diciptakan selama 90 menit pertandingan.
Namun sayang, peluang yang tercipta tidak mampu dikonversi menjadi gol.
”Kita masih memiliki peluang (lolos ke-16) melalui pertandingan kedua dan ketiga nanti,” katanya. (jup)
Editor : Ina Herdiyana