BANGKALAN, Radarbangkalan.id– Prestasi membanggakan ditorehkan atlet tinju Kabupaten Bangkalan dalam ajang Kejuaraan Tinju Bupati Cup Jember.
Turun dengan sejumlah petinju muda, kontingen Bangkalan berhasil membawa pulang dua medali emas dan dua medali perak.
Keberhasilan ini menunjukkan konsistensi pembinaan yang dilakukan oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Bangkalan.
Para atlet tampil impresif dan mampu bersaing dengan petinju dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Dua medali emas Bangkalan diraih oleh Mukhammad Khakam Ramadhani yang tampil dominan di kelas 60 kilogram youth putra, serta Hikmah Maulidiyah yang sukses menjadi yang terbaik di kelas 45 kilogram putri.
Sementara itu, dua medali perak dipersembahkan oleh Sheril Irmaulia Cantika di kelas 60 kilogram putri, dan Fakhril Maulana yang turun di kelas 54 kilogram youth putra.
Ketua Pertina Bangkalan, Mahmudi Ibnu Khotib, mengaku bangga atas capaian para atletnya. Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan semua pihak.
“Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih atlet-atlet tinju Bangkalan. Mereka sudah berjuang maksimal dan menunjukkan semangat juang yang luar biasa di atas ring,” ujar Mahmudi.
Mahmudi menambahkan, kejuaraan ini menjadi ajang penting untuk mengasah mental bertanding atlet, sekaligus evaluasi pembinaan jangka panjang.
“Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Ke depan, kami berharap atlet Bangkalan bisa terus berprestasi di level yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberangkatan dan persiapan atlet, mulai dari pelatih hingga orang tua atlet.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris 18 Januari 2026: Arsenal Masih Tak Tergoyahkan di Puncak
Dengan raihan tersebut, tinju Bangkalan kembali menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan olahraga bela diri di Madura, sekaligus membuka peluang lahirnya petinju-petinju potensial di masa mendatang.(gik)
Editor : Yusron Hidayatullah