News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Era Baru Chelsea di Bawah Liam Rosenior Dimulai Manis, Tekuk Crystal Palace 3-1

Ubaidillah • Senin, 26 Januari 2026 | 05:10 WIB
Chelsea raih kemenangan beruntun di bawah asuhan pelatih baru Liam Rosenior. (Chelsea)
Chelsea raih kemenangan beruntun di bawah asuhan pelatih baru Liam Rosenior. (Chelsea)

RadarBangkalan.id - ERA baru Chelsea bersama Liam Rosenior diawali dengan hasil impresif. Bertandang ke Selhurst Park, The Blues sukses membungkam Crystal Palace dengan skor 3-1.

Kemenangan ini membawa Chelsea kembali menembus posisi empat besar klasemen sementara Liga Premier Inggris.

Baca Juga: Bekuk 10 Pemain Palace, Chelsea Naik ke Peringkat Empat Premier League

Tiga gol kemenangan Chelsea dicetak oleh Estevao Willian, Joao Pedro, dan Enzo Fernandez.

Hasil ini sekaligus menjadi kemenangan liga beruntun bagi Rosenior sejak ditunjuk menggantikan Enzo Maresca yang hengkang bulan lalu akibat konflik internal klub.

Menstabilkan Performa yang Sempat Terpuruk

Kehadiran Rosenior memberi angin segar bagi skuat termuda di Liga Inggris. Sebelum kedatangannya, Chelsea hanya mampu meraih satu kemenangan dari sembilan laga liga terakhir.

Baca Juga: Mbappe Borong Gol, Real Madrid Geser Barcelona dari Puncak Klasemen La Liga

Dalam waktu singkat, pelatih berusia 41 tahun itu mampu mengembalikan stabilitas tim.

Catatan Rosenior bahkan melampaui dua pendahulunya, Enzo Maresca dan Mauricio Pochettino, yang gagal memenangi dua laga liga pertama mereka. Terakhir kali capaian serupa diraih oleh Graham Potter.

Meski demikian, Rosenior memilih tetap fokus pada pekerjaan di depan mata.
“Saya tidak memikirkan soal perasaan lega atau bagaimana perasaan saya sekarang.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Murka soal Foto Terakhir Lula Lahfah: You Got No Moral

Saya hanya fokus pada pekerjaan ini. Kami punya pertandingan besar lainnya pada hari Rabu,” ujarnya usai laga.

Baca Juga: Whip Pink Gas Dikaitkan dengan Kematian Lula Lahfah, Ini Penjelasan Lengkapnya

Sentuhan Taktis dan Fleksibilitas

Rosenior tidak mengubah total filosofi penguasaan bola warisan Maresca, namun menambahkan fleksibilitas taktis.

Menghadapi formasi 3-4-3 milik Oliver Glasner, ia mengubah skema pertahanan menjadi “semi-empat atau semi-lima” dengan Andrey Santos sebagai poros permainan.

Baca Juga: Viral Syifa WNI Jadi Tentara AS, Ini Gaji dan Statusnya di Army National Guard

Ia memuji respons cepat para pemain meski hanya memiliki waktu persiapan terbatas.
“Hampir 95 persen pressing dan posisi mereka sempurna. Mereka terlibat dan percaya pada apa yang mereka lakukan,” kata Rosenior.

Selain pendekatan taktis, Rosenior juga menekankan aspek mentalitas, agresivitas, dan disiplin tim. Namun, masalah di lini pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah, terutama kebobolan dari situasi bola mati.

Baca Juga: Zul Zivilia Bersyukur Istri Tetap Setia Menanti Selama Jalani Vonis 18 Tahun

Hubungan dengan Suporter dan Tantangan Berat

Kemenangan ini mulai meredakan tekanan dari tribun. Usai laga, Rosenior terlihat emosional saat namanya dinyanyikan para pendukung Chelsea. Ia membalas dengan meletakkan tangan di dada sebagai tanda apresiasi.

“Saya sangat senang berada di sini. Ini klub fantastis dengan pendukung luar biasa. Saya dan tim harus membuktikannya lewat performa,” ujarnya.

Baca Juga: Selebgram Lula Lahfah Ditemukan Meninggal di Apartemen Jakarta Selatan, Polisi Lakukan Olah TKP

Meski awalnya menjanjikan, tantangan berat sudah menanti. Manajemen Chelsea tetap menargetkan tiket Liga Champions musim depan.

Laga penting melawan Napoli di kompetisi Eropa tengah pekan nanti akan menjadi ujian awal apakah kebangkitan ini benar-benar berkelanjutan, bukan sekadar momentum sesaat.

Editor : Ubaidillah
#Crystal Palace vs Chelsea #crystal palace #chelsea #liga premier inggris #Liam Rosenior