RadarBangkalan.id – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Sumenep kini membina belasan atlet.
Mereka tetap intens latihan meski belum ada agenda kejuaraan. Sebab, berat badan atlet bisa menurun jika tidak latihan.
Ketua PABSI Sumenep Rusdi Rahman mengatakan, olahraga angkat besi berbeda dengan cabor lainnya.
Atlet tidak boleh berhenti latihan dalam waktu lama. Sebab akan berdampak pada berat badan atlet.
”Kami harus tetap latihan dan menjaga berat badan tetap meningkat. Sebab jika tidak latihan rutin, akan berdampak pada perkembangan badan atlet,” katanya.
Karena itu, Rusdi tetap melatih atlet meski tidak ada kejuaraan. Pihaknya terus menggembleng atlet binannya agar kondisi tubuhnya tetap menjaga.
”Jadi, ada kejuaraan atau tidak, atlet terus kita dorong untuk berlatih agar berat badanya tidak berkurang,” ungkapnya.
Dia mengaku, saat ini para pengurus dan pelatih gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.
Yakni, memperkenalkan cabor PABSI. Harapannya, para generasi muda berminat untuk bergabung ke cabor tersebut.
”Iya kita aktif sosialisasi ke sekolah. Sekaligus mengajak anak-anak untuk bergabung,” tukasnya. (iqb/bil)
Editor : Ina Herdiyana