RadarBangkalan.id – Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumenep mencatat ada 27 klub sepak bola di Kota Keris.
Jumlah tersebut lebih sedikit jika dibandingkan tahun lalu. Sebab, ada enam klub sepak bola yang dikeluarkan karena dua musim tidak ikut kompetisi.
Sekretaris Askab PSSI Sumenep Eko Sulistyo mengatakan, pada 2025 askab mencatat ada 33 klub sepak bola di Sumenep.
Namun, saat ini jumlahnya berkurang karena ada sebagian klub yang dinonaktifkan.
”Sekarang hanya ada 27 klub sepak bola. Enam klub dikeluarkan karena tidak aktif mengikuti kompetisi,” katanya.
Eko menyampaikan, setiap klub diwajibkan mengikuti kompetisi yang digelar askab. Setiap tahun ada kompetisi U-13 dan U-15. Semua klub wajib mengikuti kompetisi tersebut.
”Jika selama dua musim berturut-turut tidak mengikuti kompetisi, secara otomatis mereka akan dikeluarkan,” tegasnya.
Menurut dia, alasan sebagian klub tidak mengikuti kompetisi karena terkendala pemain. ”Kan ada sebagian klub pemainnya tidak lengkap. Itu yang jadi kendala,” imbuh Eko. (iqb/bil)
Editor : Ina Herdiyana