RadarBangkalan.id - Meski terdengar sulit dipercaya, Puerto Rico yang dikenal beriklim tropis ikut ambil bagian dalam Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina 2026. Keikutsertaan tersebut terwujud berkat Kellie Delka, atlet asal Texas yang menjadi satu-satunya wakil Puerto Rico di ajang tersebut.
Baca Juga: Jordan Stolz Pecahkan Rekor Olimpiade 1.000 Meter, Raih Emas Dramatis di Milan
Kellie Delka berlaga di cabang olahraga skeleton, olahraga ekstrem di mana atlet meluncur dengan kereta kecil dalam posisi tengkurap di lintasan es dengan kecepatan tinggi. Walau Puerto Rico merupakan wilayah Amerika Serikat, seperti Guam, Samoa Amerika, dan Kepulauan Virgin, wilayah-wilayah tersebut berkompetisi secara terpisah sebagai negara sendiri di Olimpiade.
Baca Juga: Chloe Kim Bidik Hat-trick Emas Snowboard Halfpipe di Olimpiade Musim Dingin 2026
Dari Texas ke Puerto Rico
Delka, yang berasal dari Texas dan telah tinggal di Puerto Rico selama sekitar delapan tahun, menjelaskan perjalanannya melalui sebuah video di TikTok. Dalam video itu, ia mengungkap alasan mengapa dirinya akhirnya mewakili pulau tropis tersebut di Olimpiade Musim Dingin.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Kalah Dramatis 2-3 dari China, Tunjukkan Progres Signifikan
“Saya memang berasal dari Amerika Serikat, tepatnya Texas. Sekitar delapan tahun lalu saya pindah ke Puerto Rico dengan harapan membangun federasi olahraga musim dingin di pulau ini. Seperti yang bisa dibayangkan, Puerto Rico bukan pusat olahraga musim dingin, tetapi olahraga ini terus berkembang. Kami punya federasi hoki, federasi curling, dan sejumlah atlet olahraga musim dingin, termasuk saya di cabang skeleton.”
Baca Juga: Video Winda Can Viral di Media Sosial, Warganet Berburu Link Asli
Ia juga menilai kehadirannya di Olimpiade dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Puerto Rico untuk berani bermimpi di olahraga musim dingin.
“Sangat menyenangkan melihat anak-anak muda mulai tertarik ingin mewakili Puerto Rico. Saya berharap dengan tampil di Olimpiade dan mewakili pulau ini selama bertahun-tahun, saya bisa memberi harapan bahwa mereka juga bisa melakukan hal yang sama.”
Baca Juga: Romi Jahat Meninggal Dunia, Vokalis Romi & The Jahats Berpulang di Usia Produktif
Perjuangan Panjang dan Biaya Mahal
Perjalanan Delka menuju Olimpiade tidaklah mudah. Atlet berusia 38 tahun itu mengungkapkan bahwa hampir seluruh kebutuhan latihan dan kompetisi ia tanggung sendiri, tanpa dukungan fasilitas mewah seperti atlet negara besar.
“Saya tidak punya fasilitas mewah. Tidak ada tim medis, tidak ada pelatih. Sepanjang tahun saya berjuang sendiri. Saat mengikuti Piala Dunia, saya sering menyetir sendiri keliling Eropa, terbang sendiri, dan datang ke lomba sendirian. Semua biaya—penginapan dan lainnya—saya tanggung sendiri. Biayanya sangat mahal dan saya harus mengurus semuanya sendiri.”
Baca Juga: iPhone 17e Resmi Meluncur 19 Februari 2026, Performa Flagship dengan Harga Lebih Terjangkau
Meski demikian, Delka menegaskan bahwa mewakili negara kecil bukan berarti jalan menuju Olimpiade menjadi lebih mudah. Ia harus bersaing ketat di cabang olahraga yang didominasi negara-negara Eropa.
“Banyak yang mengira lebih mudah lolos Olimpiade jika berasal dari negara kecil, padahal tidak. Ini sangat sulit. Banyak negara kecil di cabang ini, dan skeleton sangat didominasi Eropa. Bisa masuk 25 besar dunia dan lolos Olimpiade dengan segala keterbatasan adalah pencapaian luar biasa, dan saya sangat bangga pada diri saya sendiri.”
Baca Juga: Real Madrid Kalahkan Valencia 2-0, Terus Tempel Barcelona di Puncak Klasemen
Bangga Mengibarkan Bendera Puerto Rico
Delka menegaskan kebanggaannya bisa mewakili Puerto Rico, tempat ia tinggal, berlatih, dan terlibat aktif dalam kehidupan komunitas setempat.
“Saya sangat mencintai Puerto Rico dan senang tinggal di sana. Ini mimpi yang jadi kenyataan dan sebuah kehormatan besar bisa berada di sini membawa bendera Puerto Rico. Saya berharap bisa menyalakan mimpi bagi calon atlet Olimpiade musim dingin di pulau ini.”
Baca Juga: Timnas U17 Indonesia Dibantai China 0-7 di Laga Uji Coba Internasional
Kisah Kellie Delka menjadi simbol dedikasi dan keteguhan hati, membuktikan bahwa keterbatasan geografis dan fasilitas bukan penghalang untuk menembus panggung Olimpiade.
Editor : Ubaidillah