News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

FISG Optimistis Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 Dongkrak Popularitas Olahraga Es di Italia

Ubaidillah • Minggu, 15 Februari 2026 | 11:08 WIB
Tim Italia merayakan kemenangan final estafet campuran seluncur cepat lintasan pendek di Olimpiade Milan-Cortina 2026, 10 Februari 2026. (antara)
Tim Italia merayakan kemenangan final estafet campuran seluncur cepat lintasan pendek di Olimpiade Milan-Cortina 2026, 10 Februari 2026. (antara)

RadarBangkalan.id - Federasi Olahraga Es Italia (FISG) berharap Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 menjadi titik balik perkembangan olahraga es di seluruh Italia. Harapan itu disampaikan Direktur Performa Tinggi FISG, Kenan Gouadec, dalam wawancara eksklusif dengan Xinhua.

"Olahraga es memiliki tingkat popularitas tertentu, tetapi masih tergolong cabang yang bersifat sangat spesifik di Italia," ujar Gouadec.

Baca Juga: Hasil Manchester City vs Salford City 2-0: The Citizens Lolos ke 16 Besar Piala FA

Ia menjelaskan bahwa sepak bola masih mendominasi lanskap olahraga nasional. Sementara dalam kategori olahraga musim dingin, cabang berbasis salju seperti ski alpin lebih populer dibandingkan olahraga yang dimainkan di atas permukaan es.

Baca Juga: Hasil Ski Alpen Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026: Klasemen, Lokasi, dan Daftar Medali Terbaru

FISG kini berupaya mengembalikan olahraga es ke arus utama dan memperluas partisipasi, baik dari masyarakat umum maupun atlet muda.

"Kami berharap Olimpiade Milan-Cortina akan memberikan visibilitas yang lebih besar bagi olahraga es," kata Gouadec. "Sebagai federasi, kami berupaya melibatkan lebih banyak atlet dan mendorong pembangunan lebih banyak fasilitas di seluruh wilayah Italia."

Baca Juga: Jadwal Olimpiade Musim Dingin 2026 Hari Ini dan Klasemen Medali Sementara

Momentum Kebangkitan Sejak Turin 2006

Olimpiade Musim Dingin kembali digelar di Italia sejak Olimpiade Musim Dingin 2006. Gouadec menilai dalam dua dekade terakhir, cabang seluncur cepat lintasan pendek mengalami perkembangan signifikan.

"Kini, kami memiliki lebih banyak kompetisi setiap tahunnya," ujar Gouadec. "Negara-negara yang lebih kecil juga semakin kompetitif dalam cabor seluncur cepat [lintasan pendek]."

Baca Juga: Chloe Kim Bidik Hat-trick Emas Snowboard Halfpipe di Olimpiade Musim Dingin 2026

Mantan atlet short track tersebut melihat tanda-tanda positif menjelang Milan-Cortina 2026, termasuk meningkatnya liputan media dan perhatian publik terhadap olahraga es. Ia berharap kesuksesan Olimpiade nanti mampu menciptakan momentum jangka panjang.

Tanpa Target Khusus, Fokus Nikmati Olimpiade

Meski hasil kompetisi penting bagi tim nasional Italia, Gouadec menegaskan FISG tidak menetapkan target medali khusus di Milan-Cortina 2026.

Baca Juga: Bank Indonesia Siapkan Rp 8,6 Triliun untuk Penukaran Uang Tahun 2026

"Kami hanya ingin memastikan para atlet menikmati momen tersebut. Saya tidak ingin memberikan tekanan kepada mereka," ujarnya.

"Saya selalu berusaha mengatakan kepada mereka bahwa masa karier atlet sangat singkat dibandingkan dengan rentang hidup mereka secara keseluruhan. Jadi, mereka harus menikmati momen-momen seperti Olimpiade, karena kesempatan itu sangatlah langka," imbuhnya.

Baca Juga: Video Viral Teh Pucuk Ramai Dicari, Ini Fakta dan Klarifikasinya

Peran Pelatih Qi Mengyao dan Prestasi Terkini Italia

Salah satu sorotan datang dari pelatih asal China, Qi Mengyao, yang sukses membawa Italia meraih emas nomor estafet beregu campuran short track—medali emas pertama Italia di nomor tersebut dalam sejarah Olimpiade.

Gouadec menjelaskan alasan penunjukan Qi.

"Kami menilai dia adalah sosok yang tepat karena kami memiliki sejumlah atlet muda, dan Qi sangat berpengalaman di Kanada dalam pengembangan [atlet] junior," ujar Gouadec.

Baca Juga: Video Winda Can Viral di Media Sosial, Warganet Berburu Link Asli

"Qi menyatu dengan baik dengan tim, dan dia membawa ketajaman teknis yang kuat ke dalam tim, serta mengembangkan tim melalui kerja taktis yang sangat baik," katanya.

Sejauh ini, kontingen Italia telah meraih tiga medali emas, satu perak, dan dua perunggu dari cabang seluncur cepat, short track, dan seluncur indah. Gouadec berharap para atlet mampu terus menikmati atmosfer kompetisi di kandang sendiri.

Baca Juga: Heboh Video 13 Menit Diduga Mahasiswa KKN Lombok Timur, Polisi Lakukan Penelusuran

"Saya percaya bahwa jika mereka menikmati momen tersebut dan memanfaatkan energi dari penonton, mereka akan tampil lebih baik, alih-alih merasakan tekanan saat tampil di kandang sendiri," kata Gouadec.

Editor : Ubaidillah
#olahraga #olimpiade musim dingin #italia