RadarBangkalan.id - Setelah sempat gantung sepatu empat tahun lalu, Alysa Liu kini justru berdiri di ambang sejarah. Peseluncur indah andalan Amerika Serikat itu tampil impresif di Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina 2026 dan menjadi kandidat kuat peraih medali bagi negaranya.
Baca Juga: China Borong Emas di Milan-Cortina 2026, Klaebo Cetak Rekor 10 Medali
Mengutip NBC News, Liu yang kini berusia 20 tahun menempati posisi ketiga menjelang babak free skate yang krusial. Ia mengoleksi skor 76,59 di program pendek, membuktikan bahwa masa vakum tidak menghilangkan sentuhan magisnya di atas es.
Baca Juga: Nottingham Forest Hancurkan Fenerbahce 3-0 di Istanbul, Satu Kaki ke 16 Besar
Kekuatan Psikis di Atas Es
Pelatihnya, Phillip DiGuglielmo, mengungkapkan ketenangan Liu menjadi salah satu senjata utamanya.
"Dia benar-benar benci pertanyaan 'Kenapa kamu tidak gugup?'. Dia sendiri tidak tahu jawabannya," ujar DiGuglielmo.
Baca Juga: Debut Sempurna Vitor Pereira, Nottingham Forest Bungkam Fenerbahce 3-0
Menurut sang pelatih, Liu memiliki kemampuan unik menyerap energi penonton dan mengubahnya menjadi dorongan besar saat tampil. Perjalanan menuju Milan juga tak biasa. Ia sempat mundur dari kompetisi pada 2022 sebelum akhirnya kembali demi memegang kendali penuh atas kariernya.
Baca Juga: Arsenal Vs Wigan 4-0 di FA Cup 2025-2026: Noni Madueke Puji Performa Tim
Meski publik berharap ia naik podium, Liu tetap merendah. Ia menegaskan tujuannya bukan semata mengejar medali, melainkan menampilkan program terbaik dan membagikan kisah perjalanannya sebagai atlet sekaligus seniman.
Di sisi lain, rekan setimnya mengalami hasil berbeda. Amber Glenn, juara nasional AS tiga kali, harus puas di posisi ke-13 setelah kehilangan keseimbangan di elemen penting. Sementara Isabeau Levito yang berusia 18 tahun berada di posisi kedelapan dan tetap optimistis menghadapi babak final.
Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Ramadan 2026 Sebulan Penuh dan Setiap Hari Lengkap
Kini publik menanti, mampukah Alysa Liu mengonversi posisinya menjadi emas bersejarah di Milan?
Editor : Ubaidillah