RadarBangkalan.id - Klub asal Norwegia, Bodo/Glimt, sukses mengukuhkan diri sebagai kuda hitam UEFA Champions League 2025/2026 usai menyingkirkan Inter Milan pada leg kedua playoff 16 besar di Stadion San Siro, Kamis (25/2) dini hari WIB.
Baca Juga: Hasil Real Madrid vs Benfica: Vinicius Jr Jadi Penentu, El Real Melaju ke Babak 16 Besar
Datang dengan keunggulan 3-1 dari leg pertama, Bodo/Glimt tampil disiplin dan efektif untuk memastikan kemenangan agregat 5-2 atas Nerazzurri. Inter yang berstatus finalis musim lalu harus mengakhiri kiprahnya lebih cepat musim ini.
Baca Juga: Juventus Tersingkir Dramatis, Galatasaray Bungkam Comeback 10 Pemain di Liga Champions
Inter Dominan, Khaikin Jadi Tembok
Sejak awal laga, Inter langsung menekan lini pertahanan tim tamu. Namun penampilan gemilang kiper Nikita Khaikin membuat sejumlah peluang tuan rumah mentah.
Baca Juga: Persija Jakarta Menang Dramatis 3-2 atas Malut United di Ternate
Serangan demi serangan yang dibangun Inter masih mampu diredam. Hingga babak pertama usai, skor tetap bertahan tanpa gol dan waktu bagi Nerazzurri untuk membalikkan agregat semakin menipis.
Blomberg dan Hauge Hancurkan Harapan Inter
Petaka bagi Inter datang pada menit ke-58. Kesalahan Manuel Akanji dimanfaatkan Ole Blomberg yang merebut bola dan melepaskan tembakan. Meski sempat ditepis Yann Sommer, bola rebound langsung disambar Jens Hauge untuk membawa Bodo/Glimt unggul.
Baca Juga: Inter Milan Tersingkir dari Liga Champions Usai Dikalahkan Bodo/Glimt 1-2
Gol tersebut membuat tekanan berbalik ke tuan rumah. Saat Inter mencoba bangkit, Bodo/Glimt justru menambah keunggulan lewat Hakon Evjen pada menit ke-72 setelah menerima umpan dari Hauge.
Inter baru mampu membalas lewat Alessandro Bastoni pada menit ke-76, memanfaatkan bola muntah. Namun waktu yang tersisa tidak cukup untuk mengejar defisit agregat.
Baca Juga: Cara Tukar Uang Lewat Pintar.bi.go.id Tanpa Antre, Simak Panduan Lengkapnya
Reaksi Pelatih
Pelatih Inter, Christian Chivu, mengakui keunggulan lawan.
“Kami melawan klub yang sangat tertata rapi dengan penguasaan bola tinggi. Semakin lama kami tidak mencetak gol, mereka menjadi semakin pede,” ujarnya.
Sementara pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, menilai timnya masih bisa tampil lebih baik.
“Cukup jelas bahwa pemain kami harusnya dapat membuka babak pertama dengan lebih oke, tapi kami memilih tidak bermain neko-neko dulu. Baru kemudian pada babak kedua kami dapat bermain lebih leluasa,” paparnya.
Baca Juga: Viral Pencarian Video 23 Detik Pelajar Karangasem, Warganet Diminta Waspada Jebakan Phishing
Menanti Lawan di 16 Besar
Dengan hasil ini, Bodo/Glimt melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi salah satu dari Manchester City atau Sporting CP.
Baca Juga: Hasil Manchester City vs Newcastle 2-1: O'Reilly Borong Gol, The Citizens Tempel Arsenal
Menariknya, wakil Norwegia tersebut pernah mencatat kemenangan atas Manchester City pada fase liga Desember lalu, membuat kiprah mereka semakin layak diperhitungkan di Liga Champions musim ini.
Editor : Ubaidillah