RadarBangkalan.id - Persis Solo harus menerima kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (27/4/2026), berujung pada gelombang kritik dari suporter Pasoepati.
Empat gol kemenangan Persija masing-masing dicetak oleh Allano Lima, Jean Mota, Paulo Ricardo, dan Gustavo Almeida. Hasil ini semakin menekan posisi Persis di papan bawah klasemen.
Baca Juga: Persija Hancurkan Persis Solo 4-0, Allano hingga Gustavo Jadi Bintang
Tekanan di Zona Degradasi
Kekalahan ini membuat Persis Solo terancam kembali masuk zona degradasi. Selisih poin dengan Madura United yang berada di bawahnya hanya terpaut satu angka, sehingga persaingan semakin ketat.
Selain itu, Persis juga gagal memangkas jarak dengan PSM Makassar yang berada di atas mereka.
Baca Juga: Inter Milan Ditahan Torino 2-2, Dua Gol Thuram dan Bisseck Tak Cukup
Pasoepati Soroti Performa Pelatih
Hasil buruk ini memicu reaksi keras dari Pasoepati, kelompok suporter Persis Solo. Mereka secara terbuka mengkritik pelatih Milomir Seslija yang dinilai gagal meracik strategi efektif.
Berbagai komentar tajam membanjiri media sosial, mulai dari kritik taktik hingga sindiran terhadap performa tim secara keseluruhan. Beberapa suporter menilai Persis kalah dalam segala aspek, mulai dari strategi, komposisi pemain, hingga mental bertanding.
Baca Juga: Insiden Kereta Terbesar Sejak 2010, KRL vs KA Argo Bromo Tewaskan 5 Orang
Meski sebelumnya sempat mencatat tren positif, kekalahan telak ini dianggap sebagai kemunduran besar bagi tim berjuluk Laskar Sambernyawa.
Jalannya Pertandingan
Pada babak pertama, Persija langsung tampil dominan dan menekan sejak awal laga. Persis lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik, namun sulit menembus pertahanan tuan rumah. Skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Baca Juga: Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur, 2 Tewas dan Puluhan Luka
Memasuki babak kedua, Persija akhirnya memecah kebuntuan melalui gol jarak jauh Allano Lima di menit ke-51. Gol tersebut menjadi titik balik runtuhnya pertahanan Persis.
Persija kemudian menambah keunggulan lewat Jean Mota di menit ke-62, disusul sundulan Paulo Ricardo pada menit ke-78. Gol penutup dicetak Gustavo Almeida di masa injury time.
Evaluasi Jadi Kunci
Kekalahan ini menjadi alarm serius bagi Persis Solo untuk segera berbenah. Evaluasi dari jajaran pelatih dan manajemen sangat dinantikan, mengingat kompetisi masih menyisakan beberapa pertandingan krusial.
Jika tidak segera bangkit, Persis berpotensi kembali terjerumus ke zona degradasi di akhir musim.
Baca Juga: Skor Milan vs Juventus 0-0, Rossoneri Gagal Kunci Posisi 3 Besar
Editor : Ubaidillah