RadarBangkalan.id - Cristiano Ronaldo langsung memberikan dukungan kepada rekan-rekan setimnya setelah Timnas Portugal gagal meraih kemenangan pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026.
Portugal harus puas bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) di Houston Stadium. Meski sempat unggul lebih dulu melalui Joao Neves, Selecao das Quinas kehilangan keunggulan setelah Yoane Wissa menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Gagal Cetak Gol, Portugal Hanya Raih Satu Poin Lawan RD Kongo
Hasil tersebut membuat Portugal gagal mengawali perjalanan Piala Dunia 2026 dengan tiga poin. Namun, Ronaldo menegaskan bahwa tidak ada yang salah dari penampilan timnya.
Ronaldo: Tidak Ada yang Kurang dari Portugal
Usai pertandingan, Ronaldo memberikan komentar terkait performa Portugal saat menghadapi RD Kongo.
Baca Juga: Kenali Gejala Kanker Usus Besar yang Sering Diabaikan, Bisa Menyerang Usia Muda
Kapten Portugal tersebut mengakui hasil imbang bukanlah hasil yang diharapkan, tetapi ia menolak menyalahkan rekan-rekannya.
"Apa yang kurang? Tidak ada yang kurang, begitulah sepak bola. Portugal bisa saja menang, tapi juga bisa saja kalah. Hasilnya bisa saja sebaliknya," ujar Ronaldo.
Pernyataan tersebut menunjukkan sikap Ronaldo yang tetap mendukung tim meski Portugal gagal memaksimalkan dominasi permainan.
Baca Juga: Serangan Jantung Saat Tidur Bisa Terjadi, Kenali Gejala yang Sering Diabaikan
Ronaldo Akui Kecewa, tetapi Minta Tim Bangkit
Setelah pertandingan, Ronaldo kembali menyampaikan pesan kepada penggemar melalui media sosial.
Pemain Cristiano Ronaldo tersebut meminta Portugal tidak larut dalam kekecewaan dan segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya.
"Ini bukan awal yang kami harapkan, tapi ini masih jauh dari kata berakhir," tulis Ronaldo.
Baca Juga: Makan Keju Setiap Hari, Apa yang Terjadi pada Tubuh? Ini 6 Dampaknya
Ia juga meminta seluruh pemain tetap kuat dan fokus menghadapi laga selanjutnya di fase grup.
Catat Rekor Enam Piala Dunia, tetapi Masih Puasa Gol
Laga melawan RD Kongo menjadi pertandingan bersejarah bagi Ronaldo. Penyerang Al Nassr FC itu mencatatkan penampilan keenam di ajang Piala Dunia.
Ronaldo kini menyamai rekor Lionel Messi sebagai pemain yang tampil di enam edisi Piala Dunia.
Baca Juga: Tanda Awal Kanker Pankreas Bisa Terlihat dari Feses? Ini Temuan Penelitian Terbaru
Selain itu, Ronaldo menjadi pemain outfield tertua kedua dalam sejarah Piala Dunia dengan usia 41 tahun 132 hari.
Ia hanya kalah dari legenda Kamerun, Roger Milla, yang tampil pada Piala Dunia 1994 saat berusia 42 tahun 39 hari.
Meski mencatat rekor luar biasa, Ronaldo masih belum mampu mencetak gol. Kegagalannya membobol gawang RD Kongo membuat puasa golnya di turnamen internasional besar berlanjut hingga 10 pertandingan.
Baca Juga: Dokter Anak dr Ratna Dituntut 4,5 Tahun Penjara, IDAI Soroti Dugaan Kriminalisasi Tenaga Medis
Portugal Wajib Menang Lawan Uzbekistan
Portugal kini harus segera melupakan hasil imbang kontra RD Kongo dan mempersiapkan laga berikutnya.
Tim asuhan Roberto Martinez akan menghadapi Uzbekistan pada pertandingan kedua Grup K Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Benarkah Golongan Darah O Lebih Panjang Umur? Ini Fakta di Balik Kaitannya dengan Kesehatan
Setelah itu, Portugal akan menjalani laga terakhir fase grup melawan Kolombia yang diprediksi menjadi penentu peluang mereka melaju ke babak gugur.
Dengan ambisi meraih trofi Piala Dunia pertama sepanjang sejarah, Ronaldo dan Portugal masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki performa di pertandingan berikutnya.
Editor : Ubaidillah