BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Cabang olahraga (cabor) kempo Kabupaten Bangkalan menorehkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Antar Kabupaten/Kota se-Jawa Timur bertajuk Piala Wali Kota Surabaya.
Dalam ajang yang digelar Rabu (17/6) tersebut, kontingen Bangkalan sukses membawa pulang total 10 medali.
Perolehan medali emas pertama disumbangkan oleh Deswita Eka Putri yang tampil impresif pada nomor randori putri kelas 70 kilogram.
Baca Juga: Sepekan Berlalu, Misteri Dua Pencuri Honda Beat di Bangkalan Belum Terungkap
Tak hanya itu, Deswita juga menambah pundi-pundi medali Bangkalan setelah meraih perunggu di nomor embu tandoku.
Ketua KONI Bangkalan Tajul Anwar mengaku bangga atas capaian yang diraih para atlet kempo.
Menurut dia, hasil tersebut menunjukkan perkembangan positif olahraga bela diri tersebut di Bangkalan.
“Kami sangat mengapresiasi dan bangga dengan prestasi yang berhasil diraih atlet-atlet kempo,” ujarnya.
Baca Juga: Madura United Pertahankan Tiga Pemain Lokal, Daftar Pemain Dilepas Kian Bertambah
Prestasi emas lainnya dipersembahkan oleh Zuhrifinne Calista Putri yang tampil dominan pada nomor randori putri kelas 50 kilogram.
Penampilan gemilangnya mengantarkan Calista berdiri di podium tertinggi.
Sementara itu, pada sektor putra, Andika Ridho berhasil menyumbang medali perunggu setelah tampil di kelas randori 55 kilogram.
Raihan serupa juga dicatatkan Muharror Madani yang finis di posisi ketiga pada nomor randori kelas 65 kilogram.
Baca Juga: Hati-Hati! 4 Kebiasaan Harian Ini Diam-Diam Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung
Tambahan medali juga datang dari nomor embu berpasangan campuran. Duet Astrid dan Fais berhasil menunjukkan performa terbaiknya hingga meraih medali perak untuk kontingen Bangkalan.
Atlet lainnya, Okta, turut memberikan kontribusi dengan meraih dua medali dari nomor berbeda.
Dia memperoleh medali perak pada embu tandoku remaja putra serta medali perunggu di kelas randori remaja putra 60 kilogram.
Selain itu, Rahman dan Fais juga menyumbangkan masing-masing satu medali perak dan satu medali perunggu bagi tim Kempo Bangkalan.
Baca Juga: Ciri-Ciri Jamu Asli Vs Oplosan, Kenali Sebelum Dikonsumsi agar Tidak Tertipu
Tajul menilai pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi Kempo Bangkalan dalam menatap ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Menurut dia, hasil di Piala Wali Kota Surabaya menjadi bukti bahwa para atlet memiliki potensi besar untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Dia berharap seluruh cabang olahraga, termasuk kempo, terus aktif mengikuti berbagai kejuaraan sebagai sarana mengasah kemampuan sekaligus memperkuat mental bertanding atlet.
“Semakin sering mengikuti kompetisi, semakin matang pula mental dan pengalaman para atlet saat menghadapi event yang lebih besar,” tandasnya. (za/jup)
Editor : Ina Herdiyana